05 May 2020, 15:19 WIB

Dari Telkom sampai PLN Dikerahkan Bantu Penanganan Covid-19


Despian Nurhidayat | Ekonomi

WAKIL Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa untuk membantu penanganan covid-19, BUMN di bawah binaan Kementerian BUMN akan dikerahkan untuk mengatasi berbagai problematika di berbagai sektor.

Pada sektor komunikasi dan informasi, Kementerian BUMN telah bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk mendukung pembangunan infrastruktur teknologi dan mensupport untuk melakukan pencegahan deteksi dini, tracing, tracking dari pasien covid-19.

"Salah satunya melalui aplikasi PeduliLindungi yang sudah diluncurkan sekitar 3-4 minggu lalu dan sekarang sudah didownload oleh 3 juta pengguna dan akan bisa memberikan indikasi apabila si pengguna masuk ke wilayah berbahaya dan bisa memiliki fungsi tracing dan tracking dari pasien covid-19," ungkapnya saat melakukan rapat gabungan DPR RI, Selasa (5/5).

Selain itu, Telkom dan Telkomsel juga dikatakan sudah meluncurkan aplikasi ChatAja yang merupakan aplikasi solusi e-psikologi untuk pasien-pasien yang membutuhkan konsultasi.

Budi juga mengatakan bahwa pihaknya juga sudah meluncurkan aplikasi CloudX yang mirip dengan aplikasi Zoom atau video conference buatan dalam negeri yang bisa dipakai untuk memfasilitasi work from home.

"Sementara untuk Garuda Indonesia yang transportasi manusia sudah berkurang, sekarang kami arahkan untuk transformasi kargo. Jadi, beberapa special charter baik dari Tiongkok, India, Korea sudah kami lakukan untuk membawa stok-stok bahan baku obat, alkes baik itu beli maupun donasi," sambung Budi.

Baca juga: Perusahaan BUMN Produksi 3 Jenis Obat untuk Pasien Covid-19

Lebih lanjut, BUMN pangan seperti Bulog, RNI, Perindo, Prinus juga dikatakan sudah diminta untuk mendukung Kemensos dan Kementan dalam menjaga ketersediaan stok makanan dan juga distribusi sembako selama pandemi covid-19.

Terakhir bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) juga sudah diminta untuk melakukan kerja sama dengan Kemenkeu, BI, dan OJK untuk memastikan nasabah-nasabah terutama UMKM bisa terus berjalan usahanya dengan melakukan restruksasi kredit mereka selama pandemi covid-19.

"PLN juga sudah memberikan diskon untuk tiga bulan listrik gratis kepada pelanggan 450 VA dan diskon untuk pelanggan 900 VA yang mencakup sekitar 30,9 juta pelanggan," pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT