05 May 2020, 13:52 WIB

BPPT Kebut Proses Riset dan Inovasi Produksi Alkes untuk Covid-19


Despian Nurhidayat | Humaniora

BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) saat ini tengah mempercepat riset dan inovasi hingga testing yang dilakukan task force riset inovasi covid-19 untuk membuat dan mengembangkan alat kesehatan (alkes).

Tidak hanya itu, BPPT juga berupaya untuk meningkatkan kemampuan tracing sehingga bisa ditindaklanjuti dengan isolasi dan treatment.

Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan, pihaknya saat ini fokus pada penyelesaian test kit yaitu PCR dan test kit rapid, diagnostic test kit disertai dengan kemampuan mobile laboratory yang memiliki bio safety level 2. Mobile laboratory sendiri nantinya dapat melaksanakan swab test dengan dilengkapi berbagai alkes yang dibutuhkan.

"Dalam siklus ekosistem ini, BPPT melengkapi seluruh proses-proses yang diperlukan mulai dari penciptaan prototipe, sertifikasi, uji klinis, izin produksi, izin edar, kita harus menguatkan izin edar hingga industri dapat memproduksi dalam skala besar seluruh hasil riset dan inovasi untuk disampaikan kepada masyarakat luas," ungkap Riza dalam rapat gabungan dengan Komisi VI, VII, dan IX DPR, Selasa (5/5).

Baca juga: Mendagri Tegaskan Narasi Covid-19 Daerah dan Pusat Harus Sama

Riza menambahkan, pihaknya menargetkan untuk beberapa minggu ke depan akan ada 10 ribu prototipe test kit yang bisa segera disebarkan. Hal ini dilakukan agar skill up mencapai 50.000 test kit bisa dilanjutkan.

Demikian juga untuk PCR test kit yang saat ini telah diselesaikan uji validasi dengan menggunakan 10 box masing-masing 25 kit sehingga jumlahnya ada 250 kit.

"Kita harapkan akan selesai dan sambil menunggu bahan yang akan datang dua lagi bahan baku yang kita impor untuk melengkapi keseluruhan produksi 50.000 test kit pada akhir bulan Mei yang akan datang," pungkasnya. (A-2)

 

BERITA TERKAIT