05 May 2020, 12:40 WIB

DPRD: Rata-rata Kelurahan di Jakarta Kurang 4000 Paket Sembako


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyebut penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih dinilai belum maksimal. Dalam evaluasi tahap pertama bansos, banyak kepala keluarga yang belum terdata untuk menerima bantuan berupa paket sembako itu.

"Di lapangan kami lihat rata sekitar 4.000 tambahan data (penerima bansos) per kelurahan," ujar Aziz, Jakarta, Selasa (5/5).

Menanggapi soal pernyataan Gubernur Anies Baswedan soal penyaluran bansos sudah mencapai 98,4%, Aziz berpendapat lain. Menurutnya, berdasarkan temuan fakta di lapangan masih ada warga miskin yang belum menerima paket sembako itu.

"Ya mungkin yang beliau maksud 98,4% dari data yang sudah ada, tapi di lapangan banyak orang yang belum terdata. Mereka orang miskin baru yang terdampak dari imbas covid-19 dan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," jelas Aziz.

Baca juga: Ombudsman Minta Pemprov DKI Salurkan Bansos Tahap 2

Untuk bansos tahap kedua, ia meminta akurasi data penerima bansos sudah dibenahi oleh Pemprov DKI. Hal ini untuk meminimalisir kekurangan 4000 paket sembako di kelurahan. Jangan sampai, katanya, penyaluran bansos berikutnya juga mengalami molor waktu.

"Semoga sudah ditambahkan (kekurangan data penerima) oleh RT setempat, sehingga bisa dapat di distribusi kedua dengan benar," pungkas Aziz.

Diketahui, paket sembako tersebut diberikan kepada 1.194.633 Kepala Keluarga dengan nominal bantuan sebesar Rp149.500. Hal itu sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 386 Tahun 2020 tentang Penerima Bantuan Sosial Bagi Penduduk yang rentan terdampak COVID-19 dalam Pemenuhan Kebutuhan Pokok selama Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Sebelumnya, Anies Baswedan menuturkan data penerima program bansos tahap kedua lebih banyak dari sebelumnya.

Pasalnya sejak 25 April, belum ada penyaluran bansos dari Pemprov DKI lagi. Namun, katanya, saat ini pembagian bansos dari Kementrian Sosial sedang berlangsung. Ia berjanji bakal segera mengumumkan jadwal pemberian paket sembako tahap kedua.

"Kami akan umumkan secara detail baik segmennya maupun jumlahnya. Lebih bijak bila sudah terstruktur dan lengkap informasinya, baru nanti disampaikan detailnya," tukas Anies saat konferensi pers di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (1/5). (OL-14)

BERITA TERKAIT