05 May 2020, 12:16 WIB

Hasil Swab Klaster Gowa Positif, Brebes Masuk Zona Merah


Supardji Rasban | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten/Pemkab Brebes Jawa Tengah, akhirnya menjadi zona merah covid-19 setelah hasil swab seorang dari klaster Gowa, Sulawesi Selatan berinisial YK, 36 dinyatakan positif covid-19

Sebelumnya ada tiga alumni ijtimak ulama Gowa yang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test beberapa waktu lalu. Namun satu orang dinyatakan positif covid-19 setelah menjalani tes swab. Bupati Brebes Idza Priyanti yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penganangan Covid-19 dalam jumpa pers di ruang Setda Kantor Bupati Brebes, Selasa (5/5) mengatakan 49 orang pasien PDP telah diambil specimen swab dan dikirim ke laboratorium Balitbangkes Kementrian Kesehatan di Salatiga.
     
Idza bertutur baru 21 orang yang hasilnya keluar, empat diantaranya merupakan klaster alumni Gowa. Satu orang berinisial YK, 36, warga Kecamatan Bantarkawung dinyatakan positif korona, dan 20 orang dinyatakan negatif.
     
"Pasien dalam pengawasan sebanyak 97 orang. Jumlah PDP yang sudah swab lab 49 orang. Hasil swab yang sudah keluar 21 orang, 20 orang negatif dan satu positif. Satu orang yang positif adalah tuan YK, 36 tahun sekarang masih dalam perawatan di RSUD Brebes," kata Idza, Selasa (5/5).

Menurut Idza, dengan adanya satu warga Brebes yang positif korona maka Kabupaten Brebes telah dinyatakan Zona Merah Covid 19 per 5 Mei 2020. Pemkab Brebes tengah mengkaji Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Sekda dan Dinas terkait.

baca juga: Jelang PSBB, Warga Tasikmalaya Penuhi Pasar Tradisional
  
"Selama ini Kabupaten Brebes merupakan satu-satunya daerah Zona Kuning di Provinsi Jawa Tengah," ucapnya
    
Idza mengimbau semua warga Brebes wajib mengenakan masker guna mencegah penularan covid 19. 

"Saya juga telah memerintahkan penggunaan dana desa untuk memberikan bantuan sembako pada warga terdampak," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT