05 May 2020, 11:50 WIB

Jelang PSBB, Warga Tasikmalaya Penuhi Pasar Tradisional


Kristiadi | Nusantara

PEMKOT Tasikmalaya akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Rabu (6/5). Adanya rencana PSBB ini membuat warga berburu kebutuhan pokok. Pantauan di Pasar Pancasila, warga berkerumun di tempat penjualan daging ayam, daging sapi, telur, cabai merah, cabai hijau, cabai kriting, bawang merah, putih, beras, kembang kol, terung, wortel, mentimun, kentang, kangkung dan kebutuhan lainnya.

Seorang pedagang telur, Sandi Nugraha, 43, mengatakan, untuk harga telur sekarang telah mengalami penurunan secara drastis atau kembali ke harga normal. Semula harga telur dari Rp26 ribu per kg kini menjadi Rp18 ribu per kg.

"Memang kebutuhan telur sekarang ini adanya penurunan secara drastis, karena pengusaha tidak bisa menjualnya ke luar daerah. Akhirnya untuk mencukupi kebutuhan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," kata Sandi penjual telur di Pasar Pancasila, Selasa (5/5).

Sandi mendapatkan pasokan telur sebanyak 8 kwintal dari wilayah Ciamis dan Singaparna. Menurutnya harga telur yang turun ini baru pertama kali terjadi di bulan Ramadan. Biasanya harga telur dijual antara Rp22 ribu hingga Rp24 ribu per kg. 

baca juga: Dosen dan Pegawai Unsyiah Aceh Dilarang Mudik

Sementara pedagang lainnya, Iis Risnawati, 46, mengatakan, ada beberapa kebutuhan pokok telah mengalami kenaikan seperti gula pasir, tepung terigu dan gula aren. Sedangkan kebutuhan lainnya seperti minyak goreng, kentang, sayuran dan bumbu dapur masih normal. (OL-3)

BERITA TERKAIT