05 May 2020, 10:45 WIB

Assad Peringatkan Soal Ancaman Bencana Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Suriah Bashar al-Assad, Senin (4/5), memperingatkan mengenai kemungkinan bencana di Suriah jika pelonggaran lockdown covid-19 tidak dikelola dengan baik.

Damascus secara resmi mengumumkan 44 kasus covid-19 dengan tiga kematian sementara otoritas Kurdi di wilayah timur laut mengummukan tiga kasus virus korona.

Rendahnya angka covid-19 tidak berarti Suriah telah ke luar dari bahaya, ungkap Assad.

Baca juga: Suriah: Jet Israel Serang Pos-pos Militer Dekat Aleppo

"Meski jumlahnya terbatas, tidak berarti jumlah itu tidak bisa meledak mendadak dalam tempo beberapa hari atau beberapa pekan," ujar Assad dalam video yang diunggah di kanal media sosial kepresiden Suriah.

"Itu akan membuat kita dalam situasi bencana yang akan membuat tenaga kesehatan kita kewalahan," imbuhnya.

Pemerintah Suriah, pekan lalu, secara perlahan mencabut lockdown yang telah berlangsung selama dua pekan di negara yang dilanda krisis ekonomi karena sanksi ekonomi dan perang selama sembilan tahun.

Meski begitu, jam malam masih diberlakukan dan warga tidak diperkenankan melakukan perjalanan lintas provinsi.

Pasar telah diizinkan dibuka mulai Senin (4/5) dan Salat Jumat boleh kembali digelar mulai 8 Mei. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT