05 May 2020, 09:45 WIB

Senat AS Kembali Bekerja dengan Aturan Baru Terkait Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

SENAT Amerika Serikat (AS) akan kembali bersidang untuk pertama kali dalam lima pekan, Senin (4/5), menggunakan aturan baru terkait covid-19.

Anggota Senat yang diminta menggunakan masker namun tidak wajib akan membahas mengenai cara menghadapi pandemi covid-19 dan mitigasi terhadap pengaruhnya terhadap perekonomian AS.

Senat AS yang 49 dari 100 anggotanya berusia di atas 65 tahun sehingga dianggap berisiko tinggi, berkumpul untuk sidang pertama mereka sejak 25 Maret lalu.

"Kini tiba saatnya bagi kita untuk melanjutkan kerja yang hanya bisa dilakukan jika para senator berada di sini," ujar Ketua Senat AS Mitch McConnell.

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19 AS Bisa 2 Kali Lipat karena Pelonggaran

"Senat akan bertindak pintar dan aman. Kami akan bekerja seperti pekerja esensial AS lainnya," imbuhnya.

Sejumlah senator tidak mengenakan masker namun McConnell yang berasal dari Partai Republik mengenakan masker.

Anggota Senat AS dari Partai Republik Chuck Schumer mengatakan senat AS harus bersiap untuk sidang teraneh sepanjang sejarah dengan anggota senat tidak saling berjabat tangan.

Sementara itu, DPR AS yang beranggotakan 435 orang memutuskan untuk tidak menggelar sidang pada pekan ini.

Anggota DPR AS dari Partai Republik Kevin McCarthy menuntut DPR AS segera beraktivitas kembali termasuk menggelar sidang.

Namun, Partai Demokrat yang memimpin DPR memutuskan menunda sidang dengan alasan kesehatan dan adanya peringatan dari dokter Kongres yang menyebut Washington belum berhasil meratakan kurva kasus covid-19.

Dokter Kongres Brian Monahan meminta semua anggota kongres untuk menjalankan social distancing, mengenakan masker, membatasi jumlah staf, membatasi tamu, menggunakan hand sanitizer, dan tidak berjabat tangan. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT