05 May 2020, 07:19 WIB

Masjid Demak Mulai Meniadakan Tarawih dan Jumatan


Akhmad Safuan | Nusantara

DAMPAK covid-19 yang kian meluas, Masjid Agung Demak, Jawa Tengah mulai meniadakan beverapa kegiatan rutin di bulan Ramadan, termasuk salat terawih dan jumatan. Sebuah spanduk bertuliskan permohonan maaf kepada jamaah karena tak bisa melayani sementara kegiatan peribadatan di Masjid Agung Demak, terpasang di depan pagar masjid karena beberapa kegiatan peribadatan ditiadakan untuk mencegah penyebaran virus korona.

Meskipun masih terlihat beberapa warga melakukan salat di masjid itu, namun tidak dilakukan secara berjamaah. Suasana masjid yang biasanya ramai kini terlihat lengang. 

"Bertahun-tahun saya hidup di sekitar masjid baru kali ini masjid sepi," kata Muhajirin,60, seorang warga Kauman, Demak, Senin (4/5).

Pengurus Tata Usaha Masjid Agung Demak A Yani Nasution mengatakan keputusan meniadakan salat tarawih dan jumatan ini mengikuti surat edaran Bupati Demak tentang pelaksanaan peribadatan selama bulan Ramadan di tengah pandemik covid-19. Sebelumnya Takmir Masjid  juga telah mengadakan beberapa pertemuan terkait pelaksanaan peribadatan di Masjid Agung Demak mengahadapi korona.

baca juga: Bupati Sorong Prioritaskan BPNT Untuk Daerah Akses Tersulit

Beberapa kegiatann di bulan Ramadan ditiadakan seperti pengajian Selasan, pengajian Jumat pagi awal minggu, semaa Al Quran untuk ibu-ibu hingga salat tarawih berjamaah dan salat Jumat. Bupati Demak melalui surat edaran meminta warga Demak menjalankan salat dzuhur di rumah masing-masing. (OL-3)

BERITA TERKAIT