05 May 2020, 07:30 WIB

Freeport Perkuat Protokol Kesehatan


(Wan/E-2) | Ekonomi

PT Freeport Indonesia (PTFI) memperkuat protokol kesehatan dengan terus berkordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Mimika. Langkah itu guna melindungi karyawan perusahaan tambang itu dari risiko penyebaran virus korona di seluruh area kerja.

"Kegiatan operasional PTFI hingga saat ini tetap berjalan agar bahan baku industri dapat terus tersedia, roda perekonomian lokal dan nasional dapat terus bergerak, dan area tambang tetap produktif dan terjaga kestabilannya.

Meski demikian, kami memastikan keamanan dan kesehatan karyawan merupakan prioritas utama kami," ujar Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam keterangan persnya, kemarin.

Upaya yang dilakukan perusahaannya ialah dengan memaksimalkan physical distancing, menyiapkan fasilitas medis di Tembagapura dan Timika yang merupakan area kerja utama perusahaan, serta menutup akses masuk Tembagapura.

Riza mengatakan, sejak awal Maret 2020, PTFI telah menerapkan berbagai upaya mitigasi yang dapat melipatgandakan protokol kesehatan di area kerja, yakni menerapkan larang an masuk dan pembatasan perjalanan ke luar negeri, memeriksa suhu tubuh bagi tiap kar yawan yang tiba di bandara dan terminal bus yang memasuki area kerja PTFI, juga memaksimalkan pembatasan interaksi fisik dengan menutup sejumlah fasilitas seperti sekolah, tempat ibadah, dan restoran di seluruh area kerja.

Fasilitas umum tetap dibuka, seperti kantin karyawan dan pasar swalayan, namun diberlakukan garis pembatas antrean antarpengunjung. Pembatasan jarak juga diterapkan dalam trem dan bus karyawan yang hanya beroperasi di dalam area kerja.

"Kami berkoordinasi erat dengan manajemen PTFI guna memastikan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran covid-19 di lingkungan perusahaan berjalan sesuai protokol kesehatan," imbuh juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Wan/E-2)

BERITA TERKAIT