05 May 2020, 06:15 WIB

Jelang Lebaran, Pagar Beton Kota Tegal Bakal Dibuka Lagi


Supardji Rasban | Nusantara

MENJELANG Lebaran Idul Fitri 1441 H. tepatnya Jumat (15/5), Pemerintah Kota/Pemkot Tegal Jawa Tengah berencana membuka beberapa ruas jalan yang sebelumnya ditutup pagar beton. Tak hanya itu, sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) juga akan dibuka.Hal itu disampaikan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, usai rapat koordinasi antara Pemkot Tegal dengan pengusaha setempat terkait pelaksanaan penanganan covid-19 di Kota Tegal, Senin (4/5).
    
"Tanggal 15 Mei nanti, kepada para pengusaha diberikan kelonggaran. Bagaimanapun masyarakat sebelum Lebaran kurang satu minggu, akan melakukan persiapan untuk perbekalan Lebaran. Nantinya beberapa ruas jalan yang sebelumnya ditutup pagar beton akan dibuka termasuk lampu di sejumlah ruas jalan yang tadinya dimatikan akan dinyalakan lagi," ujar Dedy.

Wali Kota menyampaikan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) di Kota Tegal berimbas kepada perekonomian. Terkait hal tersebut Dedy mengimbau agar pengusaha di Kota Tegal jangan sampai mem-PHK karyawan.
     
"Bagi yang sudah terlanjur mem-PHK karyawannya bila keadaan sudah pulih supaya direkrut kembali," ucapnya.
     
Dedy menjelaskan untuk rencana ruas jalan yang pagar pembatas betonnya akan dibuka pada 15 Mei tersebut meliputi Jl Teuku Umar (Grogol), Jl Sultan Agung, Jl Jend Sudirman, Jl. Perintis Kemerdekaan dan beberapa jalan lainnya. Sedangkan PJU yang rencananya akan dinyalakan yakni Jl Martoloyo, Jl Yos Sudarso, Jl. Gajah Mada, Jl Mayjend Sutoyo, Jl Jend Sudirman, Jl Sultan Agung, Jl AR Hakim, Jl Kol. Sugiono, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, dan Jl. Dr. Cipto Mangun Kusumo.
     
"Lampu PJU di Jalan-jalan tersebut akan menyala jam 18.00 WIB sampai 05.30 WIB," jelas Dedy.
    
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi, menyampaikan Pemkot Tegal bersama pengusaha harus bersama-sama memikirkan bagaimana memulai rencana bisnis pasca-covid-19. Jangan sampai terlambat memulai. Jumadi mengimbau agar saat pengusaha memulai kembali bisnis, tetap harus memikirkan jangan sampai wabah itu kembali lagi. 

"Harus ada solusi, langkah apa yang harus dilakukan untuk reopening bisnis pascawabah covid-19," kata Jumadi.

baca juga: Dampak Covid di Jabar, 62.848 Pekerja Dirumahkan dan PHK
     
Menurut Jumadi semua pihak terkait harus bisa memulihkan ekonomi kota Tegal lebih awal. Jumlah penderita covid-19 di kota Tegal sudah zero sehigga bisa dijadikan bukti bahwa kota Tegal benar-benar serius dalam menangani covid-19.
     
"Keamanan dari wabah covid-19 Kota Tegal bisa menjadi daya tarik untuk mengawali kembali bisnis di kota Tegal. Semua itu tentunya tidak boleh lepas dari protokol kesehatan yang sudah ada," pungkas Jumadi. (OL-3)

BERITA TERKAIT