05 May 2020, 08:00 WIB

Polda Metro Jaya Patroli Medsos Cari Travel Gelap


Antara | Megapolitan

POLDA Metro Jaya telah menurunkan tim khusus untuk memantau pergerakan travel gelap yang berupaya menyelundupkan pemudik keluar dari wilayah Jabodetabek dengan melanggar kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan tim tersebut juga akan memantau media sosial yang banyak digunakan bisnis travel gelap untuk memasarkan jasa mereka.

"Kalau travel itu kan menggunakan media sosial untuk memasarkan dan mengantar pemudik sehingga kita ada tim khusus yang memantau mereka semua saat melewati pos pemantau," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (4/5).

Baca juga: Langgar PSBB, 168 Pabrik di DKI Disegel

Yusri juga mengatakan petugas lapangan Polda Metro Jaya banyak yang memergoki truk-truk barang yang digunakan pemudik dengan harapan lolos dari pemeriksaan petugas.

Dia pun menegaskan Polda Metro Jaya akan menindak tegas temuan tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Kemudian untuk memberi efek jera, pihak kepolisian akan menilang dan menahan truk tersebut.

"Untuk truk juga sama. Kita akan lakukan tindakan tegas. Truk itu ada pasal, bukan peruntukannya, truk itu mengangkut barang bukan manusia, makanya kita akan lakukan penilangan dan truknya jadi barang bukti sampai persidangan," papar Yusri.

Sedangkan pemudik dari Jakarta yang diangkut oleh travel gelap dan truk-truk barang tersebut akan dikembalikan ke Jakarta.

"Masyarakat yang mencoba mudik akan kita pulangkan," tegasnya.

Yursi berharap masyarakat bisa memahami kebijakan larangan mudik tersebut dibuat untuk kebaikan dan keselamatan masyarakat.

Dia juga kembali mengajak masyarakat untuk tidak mudik demi keselamatan dan kesehatan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

"Mudik itu janganlah, kasihan keluarga kita di kampung sana. Jangan membawa bencana," kata Yusri. (OL-1)

BERITA TERKAIT