05 May 2020, 03:25 WIB

Karena Ulah Rasis Suarez, Evra Dapat Ancaman Pembunuhan


Widhoroso | Sepak Bola

MANTAN pemain tim nasional Prancis, Patrice Evra mengaku mendapat ancaman pembunuhan usai terlibat pertikaian dengan Luis Suarez pada Oktober 2011. Pertengkaran antara Evra yang kala itu berkostum Manchester United dan Suarez, striker Liverpool, mewarnai laga kedua tim yang berlangsung di Anfield.

Akibat mengeluarkan kata-kata rasis terhadap Evra, Suarez terkena hukuman larangan tampil dalam 8 laga. Liverpool sendiri awalnya membela Suarez sehingga membuat hubungan dengan Manchester United memanas.

"Manchester United menerima banyak surat tentang saya setelah insiden tersebut. Ada yang berisi ancaman, 'Kami saat ini ada di penjara. Kami pendukung Liverpool. Ketika kami bebas, kami akan membunuh kamu dan keluarga kamu," ujar Evra menjelaskan surat ancaman tersebut.

Evra, 38, mengaku tidak mengerti mengapa ada orang yang sangat membencinya. "Mereka sama sekali tidak tahu apa yang terjadi," katanya.
    
Adanya ancaman itu membuat Evra harus memakai jasa pengawal untuk menjaga keselamatan dirinya dan keluarga. "Selama dua bulan saya selalu dikawal kemanapun saya pergi. Pengawal saya tidur di depan rumah saya," ujarnya.  

"Itu waktu yang sangat berat namun saya tidak takut. Namun istri dan dan saudara saya yang mengalami ketakutan," tambahnya. (AFP/R-1)

 

BERITA TERKAIT