05 May 2020, 00:35 WIB

Baru 14 dari 2.853 Desa di Sumsel Terima BLT Dana Desa


Dwi Apriani | Nusantara

PENYALURAN Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa di Sumatra Selatan masih minim. Berdasar data Dinas Pemberdayaan Pemerintah dan Masyarakat Desa Provinsi Sumsel, ada 14 desa dari 2.853 desa di Sumselm baru 14 yang sudah mendapat BLT dari dana desa.

"Di Sumsel, baru ada 14 desa yang sudah mendapat BLT. Memang masih sangat minim, karena Sumsel memiliki 2.853 desa. 14 desa ini berasal dari 3 daerah yakni Ogan Komering Ilir, Muara Enim, dan Musi Rawas. Tapi ini karena memang 14 desa ini sudah dikirimkan pusat untuk dananya dan kita (Sumsel) memang baru memulainya," kata Yusnin, Kepala Dinas Pemberdayaan Pemerintah dan Masyarakat Desa Provinsi Sumsel, Senin (4/5).

Ia mengatakan, penyaluran BLT ini terus berlanjut. Diakuinya, 14 desa yang sudah mendapat BLT ini langsung menyalurkan BLT kepada penerima baik secara tunai maupun transfer perbankan.

Dari 14 desa itu ada 298 KK penerima BLT dengan transfer bank dan 351 KK penerima BLT dengan tunai. "Total penerima BLT dana desa yang sudah tersalur yakni 649 KK dimana masing-masing KK menerima Rp600.000. Sehingga total anggaran yang sudah disalurkan sebanyak Rp389.400.000," jelasnya.

Yusnin menerangkan, masih minimnya BLT dana desa yang diterima daerah ini karena banyaknya pemerintah desa yang belum melengkapi data penerima BLT tersebut. Karena itu, ia meminta agar pemerintah desa dan kabupaten/kota agar segera melengkapi dan mengirimkan data penerima BLT tersebut.

"Kami juga terus mengingatkan agar pemerintah desa dan pemerintah kabupaten/kota untuk melengkapi persyaratan untuk pencairan BLT dana desa ini," kata dia.

Dijelaskan Yusnin, ada empat kategori penerima BLT dana desa ini yakni masuk DTKS belum dapat JPS, belum terdata dalam program bantuan apapun, kehilangan mata pencaharian dan memiliki penyakit menahun atau kronis. "Dari data kami, di Sumsel ada sebanyak 112.535 KK penerima BLT dana desa," pungkasnya. (R-1)

BERITA TERKAIT