04 May 2020, 23:25 WIB

Penanganan Medis RS GL Tobing Berjalan Normal


Yoseph Pencawan | Nusantara

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara memastikan penanganan medis terhadap pasien di ruang isolasi Rumah Sakit GL Tobing berjalan normal. Hal itu dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara Whiko Irwan, Senin (4/5).

Pernyataan itu sekaligus membantah kabar beredar yang menyebutkan terjadi pemberhentian terhadap seluruh tenaga medis yang bekerja menangani pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut. "Kabar itu tidak benar adanya dan perlu diluruskan," kata dia.

Dia menjelaskan, tenaga medis yang bertugas di salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Sumut tersebut dibentuk oleh tim satgas kesehatan yang ditunjuk Pemprov Sumut. Terdiri dari tim satu dan tim dua. Selanjutnya, dari penunjukan para dokter atau tenaga kesehatan, terdapat jadwal dan batas waktu yang diberikan selama masa penanganan di rumah sakit yang terletak di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang, tersebut.

Mengingat risiko penularan yang tergolong tinggi, mereka terlebih dahulu harus menjalani isolasi atau karantina pada saat akan melaksanakan perawatan pasien. "Jadwal bertugas mereka terdiri dari dua pekan, untuk bekerja (operasional) di RS rujukan. Selanjutnya melaksanakan karantina (mandiri) dua pekan. Sepekan di antaranya mengarantinakan diri di penginapan (hotel)," jelas Whiko.

Selama tim satu dikarantina, lanjutnya, maka operasional RS GL Tobing dilakukan oleh tim dua, dan demikian seterusnya. Setelah sebulan, pergantian akan kembali kepada petugas yang lama usai menjalani karantina.

Namun, jelas Whiko, dimungkinkan juga ada pergantian petugas. Saat ini sebagian kecil dari mereka digantikan oleh petugas yang baru. Ini dilakukan karena kebutuhan dari rumah sakit asal. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan pergantian di rumah sakit asal tempat mereka bekerja.

Whiko juga menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan mereka tidak diberikan gaji atau honor adalah tidak benar. Dia mengatakan, petugas yang tergabung dalam tim kesehatan di RS GL Tobing memiliki SK Gubernur dan mendapatkan insentif tenaga medis. (R-1)

BERITA TERKAIT