04 May 2020, 20:15 WIB

PPDB Daring Level SMP di Palembang Mulai Disosialisasikan


Dwi Apriani | Nusantara

PENERIMAAN siswa baru di Kota Palembang, Sumsel untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama dilakukan secara online atau daring. Hal ini dampak dari menyebar luasnya pandemi virus korona baru (covid-19) di kota tersebut.

Kebijakan PPDB (penerimaan peserta didik baru) itu sesuai dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru dan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) serta mempertimbangkan daya tampung SMP Negeri dan jumlah potensi lulusan SD/MI maupun penyebaran sekolah (SMP Negeri) dan penduduk usia sekolah di Kota Palembang.

Karena itu, Kadis Pendidikan Kota Palembang, Akhmad Zulinto mengatakan,pedoman umum PPDB SMP Negeri di Kota Palembang yakni PPDB SMP Negeri dilaksanakan dengan menggunakan mekanisme online atau dalam jaringan (daring) melalui web layanan PPDB online SMP Negeri Kota Palembang, yaitu https://ppdbpalembang.id.

"Mekanisme PPDB SMP Negeri se Kota Palembang, dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah," kata dia.

Zulinto menuturkan, untuk jalur pendaftaran yakni terdiri dari empat yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orangtua/wali dan jalur prestasi.

"Keempat jalur ini masih kita lakukan sesuai dengan arahan dengan ketentuan ada beberapa persen porsinya," jelas dia.

Ia mengatakan untuk jalur zonasi yakni  jalur yang disediakan bagi peserta didik yang telah tinggal dalam satu zona selama minimal satu tahun. Jalur ini memiliki kuota paling besar dibandingkan jalur lainnya lebih kurang 50 persen.

Kalau jalur afirmasi, jelasnya jalur yang disediakan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Sedangkan jalur perpindahan tugas orangtua/wali, adalah jalur yang disediakan bagi peserta didik ketika lokasi pekerjaan orang tua/wali dipindah tugaskan.

"Dan jalur yang disediakan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik. Biasanya jalur ini hanya sedikit," beber dia.

Untuk syarat pendaftaran, lanjut dia  peserta didik berusia paling tinggi 15 tahun pada tanggal 1 Juli 2020, yang dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir, calon peserta didik yang tercatat sebagai
peserta didik kelas 6 SD/MI Tahun Pelajaran 2019/2020 atau memiliki ijazah SD/sederajat atau dokumen lain yang menjelaskan telah menyelesaikan kelas 6 (enam) SD.

"Calon Peserta Didik hanya boleh mendaftar di satu SMP saja karena sistem layanan PPDB online akan menolak atau memblokir jika mencoba mendaftar lebih dari satu sekolah," ungkap dia.

Bagi sekolah yang berada di daerah perbatasan kabupaten/kota, penetapan zonasi memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah Kota Palembang. "Dan maksimal 40 persen dari luar Kota Palembang, dari daya tampung Jalur Zonasi," tegas Zulinto.

Ia mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mengacu permendikbud ini, jika ada perubahan karena situasi covid-19 ini akan segera diberitahukan kembali. Dengan adanya kebijakan PPDB dengan sistem online maka sejumlah sekolah pun sudah mulai melakukan sosialisasi.

Di SMP Negeri 9 Palembang, sosialisasi PPDB dilakukan melalui pemasangan banner di sekolah. Kepala SMPN 9 Palembang, Hastia mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi untuk PPDB kepada walisiswa baik secara online maupun dengan memasang banner di sekolah.

"Saat ini dalam tahap sosialisasi dan untuk pendaftaran PPDB sendiri dimulai pada 11 hingga 19 Mei 2020 ini," kata dia.

Hastia mengatakan sejauh ini sudah banyak walisiswa yang berdatangan langsung ke sekolah guna mencari informasi. "Cukup banyak dan kita sudah pasang banner ditambah juga ada guru yang piket untuk mendapatkan informasi," jelas dia.

Ia mengatakan, untuk PPDB tahun ini dilakukan secara online yang bisa diakses di https://ppdbpalembang.id sesuai protokol kesehatan. Untuk pendaftaran dimulai secara serentak pada   11 sampai 19 mei 2020 dan penetapan hasil 20 mei 2020.

"Syarat usia maksimal 15 tahun, kelas 6 sd/mi atau memilili ijazah sederajat, menyetujui form pernyataan bahwa data yang diisi dan dikirimkan pada pendaftaran PPDB adalah benar," tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: PPDB 2020 Mesti Ikuti Protokol Kesehatan

Baca Juga: PPDB di Palembang Dilaksanakan Online

BERITA TERKAIT