04 May 2020, 19:55 WIB

Imbas Covid-19 Alokasi Elpiji 3 Kg di Klaten tidak Terserap


Djoko Sardjono | Ekonomi

AGEN elpiji 3 kilogram di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kesulitan dalam melepas stok ke pasar sejak merebak wabah Covid-19.

Sementara, Klaten mendapat alokasi elpiji 3 kilogram sekitar 39.000 tabung per hari. Namun, alokasi sebanyak itu tak terserap habis sekarang ini.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Klaten, Cahyo Dwi Setyanto, mengatakan penyaluran elpiji melon itu tersendat lantaran permintaan pasar sepi.

Sehingga, pasokan reguler sebanyak 39.000 tabung per hari itu tidak tersalur semua ke pangkalan elpiji 3 kilogram. Saat ini, ada 13 agen di Klaten.

"Pasokan reguler tak terserap habis karena pasar sepi. Lihat saja, UKM sekarang banyak yang berhenti usaha akibat Covid-19," jelasnya, Senin (4/5).

Penumpukan elpiji 3 kilogram, kata Kabag Perekonomian, juga terjadi di pangkalan. Di Klaten terdapat 1.306 pangkalan yang tersebar di 26 kecamatan. Jadi, alokasi reguler sebanyak 39.000 tabung tidak terserap habis karena daya beli masyarakat saat ini berkurang di tengah pandemi Covid-19.

"Karena itu, Klaten dimungkinkan tidak akan ada tambahan fakultatif elpiji 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri 1441 Hijriah," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: 183 Kantor Pemegang Izin Kemenperin Tak Adopsi Protokol Covid-19

Baca Juga: Neymar Rela Potong Gaji Demi Kembali ke Camp Nou

 

BERITA TERKAIT