04 May 2020, 18:34 WIB

Kuliah Umum Virtual MI, Kupas Tuntas Merdeka Belajar


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah membuat konsep kebijakan baru di dunia pendidikan yakni Merdeka Belajar.

Konsep ini diyakini mampu mengantarkan Indonesia menuju sistem pendidikan yang lebih baik, karena seperti diketahui, sistem pendidikan di Tanah Air selama ini justru lebih banyak membatasi/mengungkung siswa untuk berkembang karena cenderung pada penyeragaman.

“Inovasi di bidang apapun, baik teknologi, sosial, pembangunan atau ketatanegaraan syaratnya satu, merdeka. Merdeka berpikir, dalam terjemahannya Mas Nadiem merdeka belajar. Kalau kita tidak merdeka, kita tidak bisa berinovasi, kita tidak bisa kreatif karena pikiran kita dikungkung oleh hal tertentu, bahkan sekolah dan sistem pendidikan kita juga bisa mengungkung,” kata Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong dalam Instagram Live Menuju Kuliah Umum Reformasi Pendidikan Nasional, Senin (4/5).

Menurut Usman, Merdeka Belajar merupakan transformasi dari pengajaran yang sebelumnya hanya fokus pada guru menjadi pembelajaran yang fokus pada tiga komponen yaitu guru, siswa dan orang tua. Konsep yang diusung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim ini perlu didukung agar semakin banyak bermunculan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif, dan unggul di bidangnya.

“Kita menaruh harapan besar kepada Mendikbud Nadiem, karena dia muda dan inovatif, dibuktikan dengan adanya Gojek dan pemikirannya yang bebas, serta kreatif. Dan saya kira kira masyarakat juga berharap besar pada dunia pendidikan kita, berharap dunia pendidikan kita maju. Memang waktu Nadiem tidak panjang, hanya lima tahun. Tapi saya melihat mindsetnya, kita boleh lah menaruh harapan,” tuturnya.

Baca juga :​​​​​​​Presiden Minta Waspadai Gelombang Kedua Covid-19

Namun, rupanya masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan memahami konsep Merdeka Belajar. Oleh sebab itu, Media Indonesia menggelar Kuliah Umum virtual bertajuk Reformasi Pendidikan Nasional yang akan dihadiri oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Dalam acara ini, Media Indonesia akan mengupas tuntas segala hal yang berkaitan dengan Merdeka Belajar namun tetap menerapkan kebijakan physical distancing sesuai arahan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Sebagai sebuah konsep, dia memang harus diterjemahkan kepada praktik. Kita akan coba konkritkan apa yang dimaksud, karena mungkin sebagian besar orang belum mengenal Merdeka Belajar,” imbuhnya.

Usman pun mengungkapkan, animo masyarakat untuk mengikuti kuliah umum virtual bersama Mendikbud ini sangat besar. Terbukti sampai saat ini sudah ada belasan ribu peserta yang mendaftar agar dapat ikut bergabung.

Kuliah umum Reformasi Pendidikan Nasional ini akan digelar Selasa (5/5) besok pukul 14.00 WIB melalui Zoom dan Live Streaming di akun Media Indonesia. (OL-2)

BERITA TERKAIT