04 May 2020, 16:55 WIB

141 Perusahaan Ditutup Sementara


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

SEBANYAK 141 perusahaan ditutup sementara dari hasil sidak yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI sejak 14 April hingga hari ini.

Perusahaan-perusahaan tersebut melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena bergerak di sektor yang tidak dikecualikan.

"Dari total 141 perusahaan terdapat 11.198 karyawan yang akan menerapkan work from home (WFH)," ungkap Kepala Disnaker DKI Jakarta Andri Yansyah saat dikonfirmasi, Senin (4/5).

Wilayah terbanyak perusahaan yang melanggar yakni Jakarta Selatan sebanyak 37 perusahaan disusul Jakarta Barat 35 perusahaan. Lalu ada Jakarta Pusat sebanyak 27 perusahaan ditutup sementara.

Di Jakarta Utara ada 26 perusahaan yang ditutup sementara. Di Jakarta Timur ada 16 perusahaan yang ditutup sementara.

Lalu ada 183 perusahaan yang bergerak di bidang yang tidak dikecualikan dan mendapat izin Kementerian Perindustrian menerima peringatan.

"Peringatan diberikan karena tidak menerapkan protokol covid-19," terangnya.

Dari total 183 perusahaan itu terdapat 32.586 pekerja yang masih aktif bekerja.

Selain itu, ada 517 perusahaan yang bergerak di bidang yang dikecualikan namun belum melaksanakan protokol kesehatan maksimal.(OL-4)

BERITA TERKAIT