04 May 2020, 11:40 WIB

Perlunya Suplemen dan Vitamin di Saat Pandemi Covid-19


Mediaindonesia.com | Humaniora

KESADARAN masyarakat akan pentingnya kesehatan saat ini memang semakin tinggi. Apalagi ketika pandemi covid-19 menerjang hampir seluruh dunia.

Tidak pelak berbagai vitamin, suplemen kesehatan dan penjaga stamina pun menjadi buruan orang. Hal itu diungkapkan Direktur SehatQ, Dewi Bramono pada Senin (4/5).

"Di samping pandemi Covid-19 yang masih terjadi, masyarakat pun semakin menyadari pentingnya menjaga imun tubuh, terlebih di bulan Ramadan ini," katanya. Masyarakat saat ini kata dia bukan hanya mencari vitamin atau multivitamin, tapi juga suplemen herbal.

Baca juga: NasDem Bangka Barat Salurkan Minuman Suplemen untuk Tim Medis

Menurut Dewi, menjaga kesehatan termasuk imunitas tubuh memang harus dilakukan, meski sedang berpuasa. Untuk mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan selama bulan Ramadan di tengah pandemi covid-19 ini, pihaknya membagikan masker gratis, yang dibundling dengan beberapa produk, termasuk suplemen.

Senantiasa mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan mengonsumsi suplemen, juga bisa menjadi upaya untuk meningkatkan pertahanan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

"Suplemen bisa dikonsumsi, jika Anda merasa sedang tidak fit, atau kurang mengonsumsi asupan bergizi dalam beberapa hari," kata medical editor SehatQ, dr. Anandika Pawitri.

Ia berpesan, konsumsi suplemen efektif dilakukan pada pagi hari, ketika sahur.
Selain itu, ketika sahur maupun berbuka, usahakan untuk memilih makanan yang seimbang, mulai dari karbohidrat, hingga protein. Ia mengatakan, jangan lupa mengonsumsi sayur, dan batasi asupan gula serta makanan berlemak.

"Olah raga juga jangan sampai dilewatkan. Pilihlah waktu yang paling sesuai dengan kondisi fisik Anda, entah itu pagi hari, maupun sore hari
menjelang berbuka puasa. Yang tak kalah pentingnya saat ini adalah mematuhi setiap imbauan dari pemerintah, termasuk untuk mematuhi aturan physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), serta tidak mudik," kata Anandika. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT