04 May 2020, 15:51 WIB

Tetap Waspada Walau Angka Kasus Baru Covid-19 Melambat


Andhika Prasetyo | Humaniora

KETUA Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan laju kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami penurunan hingga 11%. Namun, bukan berarti pemerintah dan masyarakat boleh lengah.

"Presiden Joko Widodo meminta perlambatan kasus tidak membuat kita kendur. Protokol kesehatan harus terus dilaksanakan," tegas Doni usai mengikuti rapat terbatas, Senin (4/5).

Baca juga: Hari ini, Pasien Covid-19 Sembuh di Jakarta jadi 650 Orang

Ia mengatakan gelombang kasus susulan bisa saja muncul mengingat ada puluhan ribu pekerja migran asal Tanah Air yang sudah dan dalam proses kembali ke dalam negeri.

"Ibu Menteri Luar Negeri (Retno Marsudi) melaporkan kepulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) bisa mencapai 70 ribu orang. Ada juga anak buah kapal yang bekerja di luar negeri sebanyak 12 ribu orang. Kepulangan mereka jelas perlu dikawal secara ketat," jelasnya.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo meminta disediakan lebih banyak titik embarkasi untuk menampung para pekerja migran yang baru kembali ke Indonesia.

"Kita harus punya kemampuan manajemen isolasi yang baik," tutur pria yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB itu.

Selain itu, gelombang susulan kasus Covid-19 juga bisa terjadi karena kebocoran para pemudik dari zona merah seperti Jabodetabek.

"Pemudik yang lolos pemeriksaan aparat bisa berpotensi kembali meningkatkan kasus. Maka dari itu, perintah Presiden tegas, tidak ada mudik. Sekali lagi tidak ada mudik. Kita harus bersabar untuk tidak mudik dulu. masyarakat jangan curi-curi kesempatan. Kalau masih nekat akan menimbulkan risiko kepada orang-orang di kampung halaman," tandasnya. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT