04 May 2020, 15:17 WIB

Bepergian Keluar Daerah ASN Muba Kena Sanksi Berat


Dwi Apriani | Nusantara

BAGI aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) Sumatra Selatan (Sumsel) tidak dizinkan untuk bepergian keluar daerah terutama ke wilayah zona merah covid-19.

Jika hal tersebut dilakukan maka ASN akan dikenakan sanksi  pemotongan TPP 3 persen per hari hingga hukumam disiplin berat.

Bupati Muba, Dodi Reza Alex mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan agar para ASN di lingkungan Pemkab Muba tidak bepergian ke luar daerah terutama ke wilayah dengan berstatus zona merah.

Hal ini tertuang pada Instruksi Bupati Muba Nomor: 800/475/BKPSDM/2020 Tentang Pembatasan Bepergian ke Luar Daerah Bagi Aparatur Sipil Negeri di Lingkungan Pemkab Muba Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Kalau masih tetap bepergian ke luar daerah, kita akan jatuhkan sanksi pemotongan TPP 3 persen perhari selama isolasi mandiri hingga hukuman disiplin sedang sampai berat," tegasnya, Senin (4/5).

Baca juga :Harimau Sumatra di Pelangiran Berhasil Dievakuasi

Ia mengatakan, aturan ini diberlakukan guna memutus rantai penularan covid-19 khususnya di wilayah Muba.

"Penularan covid-19 ini kan sangat rentan, kalau pegawai masuk ke daerah zona merah atau bepergian dari luar daerah Muba tentu akan mengkhawatirkan," terangnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Muba Sunaryo mengatakan Instruksi Bupati Muba ini berlaku kepada setiap pegawai di lingkungan Pemkab Muba.

"Untuk penjatuhan sanksi disiplin mulai dari yang sedang hingga berat," ungkap Sunaryo.

Ia menambahkan, untuk ASN selain sanksi disiplin sedang hingga berat juga akan dijatuhkan sanksi pemotongan TPP 3 persen perhari selama isolasi mandiri.

"Instruksi ini sudah diedarkan ke setiap OPD di lingkungan Pemkab Muba," pungkasnya. (OL-2)

 

 

 

BERITA TERKAIT