04 May 2020, 15:20 WIB

Harga Komoditas Lain Stabil hanya Cabai Merah di Sukabumi Naik


Benny Bastiandy | Ekonomi

HARGA komoditas cabai merah di Pasar Tipar Gede dan Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik. Kemungkinan, penaikan dipicu meningkatnya permintaan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi, Heri Sihombing, mengatakan memasuki H-11 Ramadan, secara umum harga berbagai komoditas bahan pokok penting relatif stabil. Namun ada beberapa komoditas, terutama cabai merah, yang harganya terkoreksi naik.

"Untuk cabai merah besar TW harganya naik dari Rp24 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram dan cabai merah besar lokal naik dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu," terang Heri, Senin (4/5).

Sebaliknya, untuk cabai rawit merah dan cabai rawit hijau harganya terpantau turun. Saat ini harga cabai rawit merah rata-rata di kisaran Rp32 ribu dari sebelumnya Rp35 ribu. Sedangkan cabai rawit hijau dari Rp24 ribu menjadi Rp20 ribu.

Heri tak memungkiri, berfluktuasinya harga komoditas sayuran kadang dipengaruhi juga kondisi cuaca. Namun beberapa hari lalu, harga berbagai jenis cabai terpantau turun.

"Sekarang untuk cabai merah harganya berubah jadi naik. Sedangkan cabai rawit merah dan hijau terus turun. Kondisi ini juga dipengaruhi supply and demand," jelasnya.

Berdasarkan data pada Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi untuk beras Ciherang Cianjur I harganya di kisaran Rp11.500 per kg, beras Ciherang Cianjur II di kisaran Rp10 ribu per kg, beras Ciherang Sukabumi  Rp9.400 per kg, beras premium kelas I Rp12 ribu, dan terendah beras seharga Rp8.500 per kilogram.

Sementara harga daging sapi stabil di kisaran Rp110 ribu per kg, daging ayam broiler kisaran Rp28 ribu per kg, dan telur ayam normal di kisaran Rp22 ribu per kg.

"Untuk sayuran seperti bawang merah dan bawang putih juga normal. Bawang merah di kisaran Rp44 ribu dan bawang putih Rp32 ribu," jelasnya.

Menghadapi PSBB yang akan dilaksanakan 6-19 Mei 2020, Heri mengatakan untuk stok komoditas relatif aman. Kondisi persediaan dan pasokan komoditas terus dipantau.  "Sejauh ini stok aman," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Covid-19 Pukul Industri Manufaktur

Baca Juga: Instagram Rilis Fitur dan Pelatihan Gratis Dukung Pebisnis

BERITA TERKAIT