04 May 2020, 11:15 WIB

​​​​​​​Pembangunan Jembatan Penghubung Ibu Kota Baru Capai 76,6%


Hilda Julaika | Ekonomi

JEMBATAN Pulau Balang merupakan salah satu infrastruktur pendukung yang menghubungkan ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurut Kepala Proyek Jembatan Pulau Balang, Dhono Nugroho, menyampaikan bahwa per April 2020, progres proyek ini telah mencapai 76,581%.

“Per April 2020 ini, pencapaian proyek pembangunan jembatan Pulau Balang telah mencapai 76,581%,” ujar Dhono melalui rilis resminya pada Media Indonesia, Senin (4/5).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan dari segi pembangunan secara fisik, pekerjaan tiang jembatan dapat dikatakan 95% selesai. Menurutnya, saat ini proses pekerjaan dek jembatan dilakukan dengan menggunakan metode Balance Cantilever.

Dhono pun menerangkan dalam proses pembangunannya, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi. Tantangan terbesar yang dialami adalah pada saat pekerjaan pondasi, pasalnya kondisi seabed yang berupa batuan menyebabkan proses pemasangan casing jauh lebih lama dari yang diperkirakan.

“Lalu dari aspek sosial, status lahan yang belum bebas juga cukup berdampak pada kelancaran pekerjaan di lapangan,” imbuhnya.

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Sesuai Rencana Meski ada Korona

Meski begitu Ia mengaku pihaknya telah bekerjasama yang baik dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan dalam proyek sehingga permasalahan yang muncul pada akhirnya dapat diselesaikan. 

Tim proyek Jembatan Pulau Balang juga menggandeng sejumlah elemen lokal, baik perusahaan maupun tenaga kerja, dengan harapan memberikan dampak positif bagi area di sekitar proyek.

“Semoga dengan munculnya ikon baru yaitu jembatan pulau balang dapat meningkatkan perekonomian wilayah Gersik, Riko, PPU dan Tempadung, serta menjadi suatu monumen pengingat hasil keringat dan pengorbanan anak bangsa yang telah berusaha keras dalam mewujudkan monumen berteknologi tinggi ini,” ungkapnya. (A-2)

BERITA TERKAIT