04 May 2020, 09:01 WIB

PKM Kota Semarang Berimbas Tekan Covid-19


Akhmad Safuan | Nusantara

DAMPAK diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang berimbas turunnya kasus covid-19. Saat ini dari 116 yang positif covid-19, turun menjadi 105 orang yang masih dirawat di rumah sakit. PKM di Kota Semarang dengan menyekat 16 titik yang menjadi pintu masuk Kota Semarang. Kemudian ada tiga ruas jalan ditutup selama 24 jam, yakni Jalan Wahidin, Jalan Sukun Banyumanik dan Jalan Tembalang. 

Warga luar daerah yang hendak maduk ke Kota Semarang harus melalui check point di beberapa tempat, untuk melakukan cek suhu. Beberapa wilayah check point seperti Mangkang, Taman Unyil, Lamongan dan Genuk dijaga petugas.

"Kita lakukan lebih tegas lagi, selain pengendara roda dua dan empat, kendaraan travel yang mengangkut pemudik kita suruh putar balik," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martanto, Senin (4/5).

baca juga: Puluhan Karyawan Toko Swalayan di Sleman Jalani Rapid Test

Saat diberlakikan PKM, Dinas Sosial Kota Semarang telah menyiapkan paket sembako. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Muthohar mengatakan untuk bantuan sosial paket sembako bagi warga Semarang pada periode Mei ini ditingkatkan menjadi 160 ribu paket dibanding periode sebelumnya hanya 90 ribu paket. Nilai paket juga ditingkatkan dari Rp75 ribu per paket menjadi Rp100 ribu per paket, berisi beras, minyak goreng, mie instan dan lainnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT