04 May 2020, 07:56 WIB

PM Malaysia Hadiri KTT GNB Bahas Covid-19


Antara | Internasional

PERDANA Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin  pertama kalinya akan mengikuti KTT Gerakan Negara-Negara Non Blok (GNB) untuk membahas covid-19  melalui video konferensi pada Senin (4/5) petang. Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan peristiwa ini merupakan penyertaan pertama Muhyiddin Yassin di arena GNB semenjak dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-8.KTT tersebut akan diketuai oleh Ilham Aliyev, Presiden Republik Azerbaijan, yang juga merupakan Ketua GNB periode 2019-2022.
  
Tema KTT ini adalah Bersatu Memerangi Covid-19 untuk mempromosikan solidaritas dalam memberantas wabah covid-19. KTT tersebut sekaligus dalam rangka memperingati sambutan Hari Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perpaduan Internasional yang diperingati pada 24 April 2020 setiap tahun. KTT tersebut juga akan menekankan nilai-nilai multilateralisme dalam menangani tantangan-tantangan yang dihadapi oleh negara-negara anggota GNB untuk memerangi wabah ini.
  
PM Malaysia Muhyiddin Yassin dijadwalkan untuk menyampaikan pidato yang bakal mengetengahkan strategi Malaysia dalam menangani covid-19 di peringkat nasional. Perdana Menteri juga direncanakan akan menekankan kepentingan perpaduan dalam kalangan anggota-anggota GNB dalam mengekang penularan virus covid-19 dan membasmi wabah tersebut.
  
KTT ini akan dihadiri oleh kepala negara dan pemerintahan negara-negara anggota GNB yang bertujuan untuk mempromosikan persatuan memerangi wabah ini. KTT ini juga akan diikuti i oleh Tijjani Muhammad-Bande, Presiden PBB Ke-74, Dirjen WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Ketua Komisi Kesatuan Afrika Moussa Faki Mahamat. Di samping itu Sekjen PBB Antonio Guterres juga direncanakan akan mengambil bagian saat KTT tersebut dan menyampaikan pesan dalam rekaman awal.

baca juga: Prancis, Italia dan Spanyol Catat Angka Kematian Terendah
  
KTT tersebut direncanakan menghasilkan satu deklarasi sebagai tanda kesepakatan GNB, dalam mengupayakan hubungan kerja sama yang lebih kukuh di peringkat internasional untuk memerangi wabah covid-19.  Deklarasi tersebut juga akan meluluskan pembentukan tim aksi GNB untuk mengenal keperluan sosial dan kemanusiaan negara-negara anggota GNB dalam emerangi covid-19. (OL-3)
  

BERITA TERKAIT