04 May 2020, 07:40 WIB

Mensos Cek Langsung Bansos ke Titik Distribusi


Media Indonesia | Megapolitan

BANTUAN sosial (bansos) bahan pokok (sembako) dari Presiden tahap I mulai didistribusikan.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara turun langsung memantau ke sejumlah titik untuk memastikan distribusi sembako agar siap disalurkan, baik stok, isi, dan penerimanya tepat sasaran.

Mensos mendatangi langsung proses pengangkutan sembako Bantuan Presiden oleh petugas ke kendaraan pengangkut. Ia juga memberikan briefing kepada petugas. “Kalau nanti ada masyarakat yang sudah menerima bantuan, tapi ternyata sudah mendapatkan bantuan misalnya dari Pemprov DKI, ya sebaiknya bansos sembako ini diberikan ke tetangganya yang belum mendapatkan,” kata Mensos di sela-sela kunjungannya, kemarin.

Selama tiga hari berturut-turut (akhir pekan), Mensos bergerak ke sejumlah daerah di DKI Jakarta, baik di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Kemarin, Mensos bergerak ke lima titik, yakni di Kecamatan Senen, Pasar Rebo, Lenteng Agung, Kembangan, dan Bambu Apus. Jumlah paket total di lima titik tersebut sekitar 6.000 paket.

Untuk mempercepat penyaluran, Mensos meng arahkan kepada para pejabat teras Kemensos setingkat eselon l turun langsung menyalurkan dan mengawal distribusi bantuan.

Juliari menyatakan, kedatangannya untuk memastikan bahwa distribusi sembako bantuan Presiden di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang Raya, dan Bekasi (Jabodetabek) berjalan cepat, tepat, dan pastikan isinya sesuai. “Saya perlu memastikan bahwa bansos sembako Bantuan Presiden ini tidak hanya berjalan cepat, tepat, tetapi juga harus dipastikan isinya sesuai,” kata Mensos.

Sebagai bagian dari Program Jaring Pengaman Sosial, Kementerian Sosial mendistribusikan bansos kepada masyarakat terdampak covid-19, yakni sembako bantuan Presiden dan Bansos Tunai (BST).

Bansos sembako bantuan Presiden mulai disalurkan untuk masyarakat terdampak covid-19 di Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangsel, Depok dan Bekasi (Jabodetabek), 20 April. Bansos Sembako tersebut menjangkau 1,9 juta keluarga dengan nilai Rp600.000 per kepala keluarga (KK), yang disalurkan sebulan dua kali dalam sebulan. Total bantuan yang disalurkan sekitar Rp3,4 triliun.

Sementara itu BST, menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) dengan nilai Rp600.000/KK/bulan. *Baik Bansos Sembako bantuan Presiden maupun BST, disalurkan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Kementerian Sosial terus mendorong percepatan distribusi bantuan sosial untuk masyarakat terdampak covid-19. Mensos menginstruksikan kepada jajarannya di Kementerian Sosial untuk terus memonitor dan mendorong proses distribusi bantuan hingga diterima masyarakat miskin dan rentan terdampak covid-19. Pasalnya, mereka dalam kondisi sulit dan saat ini sangat membutuhkan bantuan. (S1-25)

BERITA TERKAIT