04 May 2020, 01:10 WIB

Lamongan Gencarkan Contact Tracing dan Rapid Test


M Yakub | Nusantara

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menggencarkan penelusuran kontak (contact tracing) dan rapid test. Hasilnya, ditemukan jumlah warga yang terpapar positif korona meningkat 43 dari sebelumnya 35 orang pada pekan lalu.

Juru Bicara GTPPC Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat menyatakan upaya pencegahan dengan melakukan penelusuran dan melakukan rapid test juga langkah penting dalam penanganan korona.

"Ini dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19. Menemukan sebanyak-banyaknya yang positif, untuk kemudian dilakukan tindakan isolasi dan penanganan medis," terangnya, Minggu (3/5).

Pemkab Lamongan sudah membeli secara mandiri alat rapid test Afias 6 dari Korea Selatan yang memiliki akurasi tinggi. Dia menambahkan, dari 619 rapid tes yanag telah dilakukan sebanyak 22 orang IgM positif.

Temuan ini yang kemudian ditindaklanjuti dengan penanganan sesuai standar operasional prosedur yakni dengan isolasi mandiri dan pengambilan sampel swab untuk diperiksa ke laboratorium. Sedangkan 24 orang IgG positif, yang berarti pernah terinfeksi dan sudah sembuh. Selain itu sebanyak 4 orang IgM dan IgG positif, atau saat ini terinfeksi dan  muncul kekebalan tubuh. (R-1)

 

 

BERITA TERKAIT