03 May 2020, 22:39 WIB

3 Penumpang KRL Jakarta-Bogor Positif Covid-19 Berstatus OTG


Dede Susianti | Megapolitan

HASIL tes swab dengan metode reaksi rantai polimerase (PCR) terhadap penulang Kerela rel Listrik (KRL) Jakarta-Bogor pada Senin (27/4) menunjukkan adanya 3 orang penumpang yang positif covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lewat akun media sosialnya di platform twitter.

"3 positif covid dari 325 penumpang KRL Bogor-Jakarta yang kami sampling dengan test swab PCR. Ini artinya KRL yang masih padat bisa menjadi transportasi OTG pembawa virus. PSBB bisa gagal. Sudah dilaporkan ke gugus tugas pusat dan kemenhub. Semoga ada reapon terukur dari pihak operator KRL," tulis Ridwan di akun @ridwankamil

Walikota Bogor Bima Arya juga mengumumkan kasus positif covid-19 itu melalui aplikasi percakapan WhatsApp. Bima mengumumkannya lewat unggahan status WhatsApp pribadinya.

"3 penumpang KRL Bogor-Jakarta dari 325 yang ditest swab PCR dinyatakan positif covid. Kerumunan dan moda transportasi yang padat sumber penularan orang tanpa gejala (OTG). Agar semua berhati-hati dan kita kawal pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bersama-sama," tulis Bima.

Baca juga : Pelanggaran PSBB Makin Marak di Depok

Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan, ada potensi penularan covid-19 dari penggunaan transportasi massal.

"Untuk itu mari kita sama-sama memperbaiki langkah agar potensi penyebaran covid-19 dapat terus ditekan," katanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap ketiga pasien positif covid-19 di KRL Jakarta-Bogor itu. Dinkes ingin mengetahui lebih jelas alamat rumah tinggal pasien.

"Sedang kita telusur, kita pastikan dulu yah," ujarnya.

Tes Swab massal yang dilakukan Pemprov Jabar terhadap penumpang KRLJakarta-Bogior dilakukan di Stasiun Bogor pada Senin (27/4). Sebanyak 325 penumpang menjalani tes yang bekerja sama dengan GugusTugas Covid-19 Provinsi Jabar dan PT. Kereta Api Indonesia itu.

Sementara itu di Kota Bogor hingga Minggu (3/5) pukul tercatat ada 91 kasus positif covid-19 dengan 13 pasein dinyatakan telah sembuh, dan 14 lainnya meninggal dunia. Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 1.107 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 195 pasien. (OL-7)

BERITA TERKAIT