03 May 2020, 20:30 WIB

Pemkab Malang Perketat Jalur Alternatif Pemudik


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, memperketat penjagaan perbatasan daerah agar pemudik tidak menerobos masuk melewati jalur alternatif.

"Ada laporan tadi malam, warga Dampit yang pulang dari Bali, ternyata di Bali setelah dicek, dua orang itu positif covid-19, dan sekarang masuk Malang," tegas Bupati Malang Mohammad Sanusi, Minggu (3/5).

Sanusi mengungkapkan dua warga Kecamatan Dampit itu langsung ditangani untuk selanjutnya diisolasi di rusunawa.

Kasus positif covid-19 lainnya, kata Sanusi, juga setelah dari Surabaya. Kasus itu ditemui di Desa Pujon Lor, Kecamatan Pujon. Seorang warga meninggal dunia, belakangan diketahui hasil pemeriksaan swab ternyata positif.

Pemkab Malang pun bergerak cepat melakukan tracing sebanyak 51 orang. Mereka menjalani rapid test, hasilnya negatif.  "Yang di Pujon, hasil pelacakan tidak ada yang positif," ujarnya.

Berdasarkan analisis kasus tersebut, Pemkab memperketat mobilitas warga terutama dari luar Kabupaten Malang. Daerah yang diperketat itu perbatasan dengan Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Blitar.

"Social dan physical distancing diketati," ujarnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT