03 May 2020, 14:20 WIB

PSBB: Pemkot Jakut Angkut 55 Orang Ke GOR Tanjung Priok


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

WALI Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko menyebutkan dari razia selama pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dijaring 55 orang yang masih melanggar aturan tersebut. Mereka terdiri dari tunawisma, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan orang yang berkerumun.

"Jumlah hasil penjangkauan Pemkot Jakut sampai 2 Mei Ada 55 orang," ujar Sigit dari laporanya tersebut, Jakarta, Minggu (3/5).

Dari jumlah tersebut, terdiri dari 2 tunawisma, 28 orang PMKS dan 25 orang yang masih berkerumun. Sigit menerangkan, warga yang ditertibkan itu sebanyak 54 orang berasal dari Jakarta dan 1 orang dari luar daerah.

Razia selama PSBB, jelas Sigit, sudah dilakukan ke seluruh wilayah Jakarta Utara. Data per 28 April didapati ada 27 orang yang ditertibkan. Lalu pada 29 April ada 4 orang. Pada 30 April ada 5 orang, lalu pada 1 Mei ada 4 orang dan pada 2 Mei ada 15 orang yang ditertibkan.

"Upaya menjaga ketertiban umum adalah suatu upaya yang kontinu," pungkas Sigit.

Selama berada di penampungan di Gelanggang Olahraga Remaja Tanjung Priok, warga diberikan bahan makanan yang cukup sampai pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta selesai pada 22 Mei mendatang.

Sigit menegaskan, warga yang masih abai soal protokol kesehatan seperti penggunaan masker, bakal ditegur oleh Satpol PP. Pun dengan mereka yang berkeliaran disepanjang jalan. (OL-13)

Baca Juga: Korut dan Korsel Baku Tembak di Perbatasan

Baca Juga: PUPR Akan Rehab 1.000 Sekolah dan Madrasah Usai Covid-19

BERITA TERKAIT