03 May 2020, 12:18 WIB

Satu Sekolah di Bajawa Belanja Pulsa Rp30 Juta Untuk UAS Daring


Alexander P Taum | Nusantara

DI tengah pandemik covid-19, sebuah SMA Katolik di Kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, menggelontorkan biaya Rp30 juta untuk membeli pulsa yang diberikan kepada para siswa. Sebab sebentar lagi sebanyak 747 siswa di sekolah itu akan menggelar ujian akhir semester daring pada 11-16 Mei.

Kepala SMA Katolik Regina Pacis, Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa mengatakan, sekolah akan mengirimi peserta didik sebesar Rp40 ribu/anak untuk membeli pulsa.Dengan total dana yang dikeluarkan yakni Rp30 juta diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) tahun 2020. UAS secara daring ini menindaklanjuti instruksi proses belajar secara  daring yang diberlakukan sejak penyebaran covid-19. Ditambah instruksi pemerintah meliburkan anak sekolah dan belajar di rumah.

baca juga: 20 Pekerja Migran Keluar Dari Tempat Karantina

"Meski  dalam kesulitan kita masih  dapat menjalankan tugas dengan baik. Bukan hanya guru dan murid, tetapi juga orang tua yang harus menggantikan peran guru karena anak-anak terpaksa belajar dari rumah. Namun situasi ini telah membuat kita belajar bagaimana harus berperan maksimal di tengah keadaan sulit," kata Herdin. (OL-3)

BERITA TERKAIT