03 May 2020, 10:56 WIB

Ventilator Portable BPPT Segera Diuji Klinis


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

BADAN Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan ventilator portable atau alat bantu pernapasan sebagai upaya memenuhi kebutuhan para pasien yang terinfeksi virus korona (covid-19) di rumah sakit. Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, ventilator portable karya BPPT tersebut saat ini telah selesai melalui tahap uji endurance di Badan Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Kementerian Kesehatan dan akan melalui tahapan selanjutnya yaitu uji klinis.

"Sudah (uji endurance), sekarang mau diuji klinis di 10 rumah sakit," kata Hammam kepada Media Indonesia, Minggu (3/5).

Rencananya, ada 10 ventilator portable buatan BPPT yang akan diuji klinis di 10 rumah sakit. Namun, saat ditanya lebih lanjut rumah sakit mana saja yang akan menjalani uji klinis tersebut, Hammam mengaku tidak tahu menahu.

"Daftar rumah sakit ditentukan oleh Dirjen Farmalkes. Ada 10 pokoknya," ungkapnya.

baca juga: Mensos Pantau Langsung Distribusi Bantuan Sembako

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menambahkan, uji klinis ventilator portable diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Nantinya, jika telah melalui berbagai tahap uji, maka ventilator ini akan segera diproduksi oleh PT LEN dan PT Poly Jaya.

"Target bulan Mei sudah produksi," tandasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT