03 May 2020, 09:44 WIB

Puluhan Orang Tewas dalam Kerusuhan di Penjara Venezuela


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KERUSUHAN penjara di Negara Bagian Portuguesa, Portugal, telah menewaskan sedikitnya 46 orang dan 60 lainnya luka-luka, menurut kelompok hak asasi manusia dan anggota parlemen oposisi. Direktur Venezuelan Observatory of Prisons, Beatriz Giron, yang mengadvokasi hak-hak narapidana, mengatakan 46 mayat telah diidentifikasi setelah insiden pada Jumat (1/5) di Penjara Los Llanos.

Menteri urusan penjara, Iris Varela, mengatakan kepada surat kabar lokal Ultimas Noticias, insiden tersebut merupakan hupaya melarikan diri. Peristiwa itu menyebabkan  direktur penjara terkena luka tembakan. Kementerian Informasi Venezuela tidak menanggapi permintaan komentar.

Maria Beatriz Martinez, seorang anggota parlemen oposisi dari Portuguesa, mengatakan kerusuhan itu menyusul larangan anggota keluarga tahanan membawa makanan selama kunjungan, yang umum terjadi di penjara-penjara Venezuela. Pembatasan kunjungan adalah bagian dari upaya negara untuk mencegah penyebaran virus korona di penjara yang penuh sesak.

Hingga saat ini, Venezuela telah mengonfirmasi 335 kasus virus korona dan 10 kematian terkait dengan covid-19. Sebagai negara minyak yang dulunya kaya, Venezuela dicengkeram oleh krisis ekonomi dan politik yang semakin dalam. Kekerasan jalanan adalah hal biasa di negara ini yang menyebabkan hampir 5 juta penduduk mengungsi dalam beberapa tahun terakhir ketika layanan publik hancur.

Venezuela memiliki sekitar 30 penjara dan 500 bui yang dapat menahan sekitar 110.000 tahanan. Para pejabat hak asasi manusia mengatakan penjara-penjara tersebut ganas dan penuh sesak, dengan geng-geng yang mengatur lalu lintas senjata dan narkoba. Menurut kelompok hak asasi manusia Venezuelan Prison Observatory, Penjara Guanare dibangun untuk menampung 750 narapidana namun kini menampung 2.500 narapidana. 

baca juga: 239 WNI Kru Kapal Pesiar Aida Jerman Direpatriasi

Kerusuhan serupa terjadi setahun lalu di penjara terdekat juga di Portuguesa, tempat 29 narapidana meninggal di penjara polisi yang menampung beberapa ratus tahanan. Kekerasan pecah ketika narapidana bersenjata keberatan dengan petugas yang memasuki penjara. (Al Jazeera/OL-3)

BERITA TERKAIT