03 May 2020, 06:53 WIB

Cegah Penularan, Anies Batasi Pemudik Masuk Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI Jakarta berencana membatasi pemudik untuk kembali ke Jakarta, agar mencegah penularan covid-19. Para pemudik yang akan kembali ke Jakarta pada arus balik nanti dikhawatirkan menjadi carrier atau pembawa virus karena berasal dari zona merah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan sedang membahas regulasi untuk memuluskan rencana itu.

"Kemudian tentang aturan mengenai keluar-masuk Jakarta, nanti kita akan umumkan secara lengkap, saya tidak biasa mengumumkan tanpa aturannya siap. Jadi aturannya siap dulu baru diumumkan. Tapi intinya adalah akan ada pembatasan mereka yang masuk ke Jakarta sesudah musim lebaran," ungkap Anies di Jakarta, Sabtu (2/5).

Namun, ia menegaskan tidak bisa sendiri menjalankan rencana itu. Menurutnya, diperlukan pihak lain untuk menegakkan aturan itu seperti TNI dan Polri. Di samping itu, ia juga akan berkoordinasi dengan para pemda lain untuk bisa menjalankan pembatasan ini.

"Karena yang kembali nanti akan ada prosedurnya tersendiri, itu sedang difinalkan. Nanti setelah final pasti kita akan umumkan, dan ini akan dikerjakan bersama-sama antara Pemprov DKI, kepolisian, dan TNI. Kita bekerja sama dengan pemerintah-pemerintah daerah di berbagai tempat, supaya bisa terlaksana dengan baik," tegasnya.

Ia pun mengimbau agar para perantau yang saat ini masih berada di Jakarta tidak mencuri-curi kesempatan untuk mudik. Kepolisian juga akan mengetatkan pengawasan terhadap lalu lintas kendaraan yang keluar masuk Jabodetabek.

baca juga: Tertutup Pintu Balik bagi Pemudik

"Karena itulah saya berpesan bagi warga Jakarta, jangan tinggalkan kota ini, karena kalau anda meninggalkan kota ini sekarang, belum tentu anda bisa kembali cepat," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat melarang warga mudik terutama dari dan menuju wilayah zona merah covid-19. Tujuannya untuk mencegah penularan virus korona. Aturan ini diberlakukan mulai 24 April serta sanksi diterapkan pada 7 Mei mendatang.(OL-3)

BERITA TERKAIT