03 May 2020, 06:10 WIB

Olimpiade Ditunda, Praveen/Melati Dari Nol Lagi


Antara | Olahraga

PENGURUS Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PB PBSI) mempunyai pekerjaan rumah tambahan untuk membangun kembali persiapan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dari nol menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 yang pelaksanaannya diundur tahun depan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susi Susanti mengatakan banyaknya penundaan turnamen kemungkinan akan membuat semangat pebulutangkis nasional agak mengendur. Hal itu cukup disayangkan mengingat Praveen/Melati sebelumnya sempat berada di performa bagus dengan menjuarai All England 2020, Maret lalu.

"Misalnya Praveen/Melati. Setelah menang All England, kalau Olimpiade digelar tahun ini kesempatan sangat besar. Tapi karena turnamen mundur, mereka harus mengulang lagi dong persiapannya dari bawah," ujar Susi, Sabtu (3/4).

Karenanya, PBSI punya pekerjaan rumah baru untuk mempersiapkan program tambahan bagi Praveen/Melati dan pemain lain demi mengembalikan performa, semangat, dan kepercayaan diri mereka saat menghadapi turnamen berikutnya hingga Olimpiade nanti. Jika menilik dari perhitungan awal, Susi menyebut perencanaan tim pembinaan dan prestasi (binpres) serta pelatih, seharusnya para atlet tengah berada di performa puncaknya pada Agustus nanti, tepat saat Olimpiade berlangsung.

Namun akibat ditundanya Olimpiade serta seluruh turnamen bulu tangkis lainnya, bukan tidak mungkin para atlet harus bertarung dengan mental dan suasana hati mereka yang menurun. Bahkan, bisa saja juga kehilangan gairah bertanding.

"Ini yang jadi pekerjaan rumah. Bagaimana menjaga semangat, mood, bukan cuma performa, tapi juga konsistensi dan kepercayaan dirinya mereka. Serta semangat mereka bahwa di Olimpiade nanti harus di peak performa mereka yang teratas. Itu yang harus dibangun dari awal lagi," kata Susi. (R-1)

BERITA TERKAIT