03 May 2020, 00:00 WIB

Pemkab Lamongan Lakukan Persiapan PSBB


M Yakub | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menyiapkan sejumlah langkah strategis. Diantaranya dalam waktu dekat akan memperketat penerapan physical distancing di sejumlah desa yang memiliki banyak kasus terkonfirmasi positif.

"Ini semacam penerapan PSBB atau karantina lokal di tingkat desa. Dan  saat ini tengah disosialisasikan terlebih dahulu," ungkap Bupati Lamongan Fadeli, Sabtu (2/5).

Saat ini data sementara perkembangan Covid-19 Lamongan sudah terkonfirmasi 38 positif, 5 diantaranya sudah sembuh dan 7 lainnya meninggal.

Lebih jauh, Fadeli mengatakan Pemkab Lamongan telah membuka dapur umum di 27 lokasi untuk memasok makanan bagi warga yang terdampak korona. Pendirian dapur umum ini juga sebagai upaya persiapan sebelum diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami telah membuka dapur umum di masing-masing 27 kecamatan agar memberikan nasi kotak kepada masyarakat khususnya keluarga terdampak. Setiap hari, 27 dapur umum ini memproduksi 30 ribu nasi kotak," tambahnya.

Meningkatnya jumlah warga yang terpapar virus juga membuat sejumlah kalangan memberikan bantuan pada Tim Gugus Tugas Covid-19 Lamongan. Bantuan diantaranya datang dari Pertamina Marketing Operational Region (MOR) V, Hiswana Migas, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lamongan.

Bantuan dari Pertamina di antaranya adalah 3000 kg beras, 522 kardus mi instan, 2000 masker, 50 baju hazmat, serta bantuan minyak pelumas untuk operational ambulan dan tenaga medis. "Terimakasih atas bantuan seluruh pihak baik itu dari kedinasan, para ASN, perusahaan-perusahaan dan masyarakat yang tetap peduli walau di situasi dan kondisi yang memprihatinkan," ungkap Fadeli. (R-1)

 

BERITA TERKAIT