02 May 2020, 21:01 WIB

Sempat Naik Tajam, Pertumbuhan Covid-19 di Jakarta Turun Hari Ini


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANGKA pertumbuhan kasus covid-19 di Jakarta menurun. Media Indonesia menghimpun data berdasarkan perkembangan kasus yang dirilis Pemprov DKI Jakarta.

Pada 29 April, jumlah kasus covid-19 di Jakarta berjumlah 4.033 kasus. Angka ini naik 105 kasus pada 30 April menjadi 4.138 kasus. Angka tersebut kembali naik 145 kasus pada 1 Mei menjadi 4.283 kasus. Namun, angka pertambahannya menurun hanya 72 kasus di hari ini, 2 Mei 2020, menjadi 4.355 kasus.

Baca juga:TPU Pondok Ranggon Siapkan 0,5 Hektare Lahan Makam Baru

Sementara dari jumlah pasien yang meninggal dunia juga mengalami penurunan. Pada 30 April tidak ada pasien meninggal dunia di Jakarta. Hari berikutnya yakni 1 Mei, pasien yang meninggal sebanyak 12 kasus. Sementara hari ini, jumlah pasien yang meninggal dunia ada 7 pasien.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh meningkat signifikan. Pada 30 April tidak ada pasien yang sembuh. Jumlah pasien yang sembuh pada 1 Mei sebanyak 15 orang. Jumlahnya melonjak naik 9 kali lipat menjadi 135 orang pada hari ini.

Sementara itu, untuk pemakaman jenazah dengan prosedur tetap (protap) penyakit menular juga ikut turun. Pada 29 April terdapat 25 pemakaman jenazah dengan protap penyakit menular.

Pada 30 April jumlahnya turun menjadi 22 pemakaman. Kemudian jumlahnya turun kembali pada 1 Mei sebanyak 20 pemakaman. Hingga 1 Mei terdapat 1.617 pemakaman jenazah yang menggunakan protap penyakit menular.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah angkat bicara terkait fenomena turunnya angka pertambahan kasus covid-19 ini. Ia mengatakan fenomena ini belum bisa dikatakan secara pasti menggambarkan turunnya penyebaran covid-19.

Baca juga:Camat Cilincing: Rusunawa Nagrak Tempat Isolasi Covid-19

Ia pun belum mau terburu-buru menyimpulkan covid-19 di Jakarta telah memasuki fase akhir. Untuk itu, ia tetap meminta semua orang waspada. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memilih untuk menunggu hingga dua pekan lagi untuk menarik kesimpulan dan membuat keputusan.

"Kita lihat dulu. Kita tidak ingin buru-buru mengambil keputusan. Jakarta masih belum terbebas dan merdeka dari covid-19," tegasnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti juga akan terus memantau perkembangan kasus. Ia memilih untuk mengevaluasi terlebih dulu segala data dan fakta yang terjadi. (Put/A-3)

BERITA TERKAIT