02 May 2020, 17:12 WIB

Gubernur Jatim Kirim Sembako dan Alat Medis ke Kepulauan Raas


RO/Micom | Nusantara

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan medis kepada warga masyarakat di wilayah Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (2/5).

Didampingi Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Pandam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Pangko Armada II Laksamana Muda Heru Kusmanto, dan Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, bantuan sembako dan peralatan medis juga disalurkan untuk warga di Kepulauan Kangean .

Gubernur Khofifah mengatakan, total ada sebanyak 4.000 paket sembako yang dibawa dari Surabaya dengan menggunakan KRI Teluk Ende 571 ke wilayah kepulauan Madura ini.

Selain sembako, juga disertakan bantuan 800 buah hazmat, 800 buah hand scoon, 240 unit rapid test, 60 unit thermalgun sebanyak, handsanitizer, alkohol, dan lainnya.

"Bantuan kali ini diangkut menggunakan KRI Teluk  Ende-571. Alhamdulillah bisa tiba di Raas setelah melalui perjalanan 17 jam," kata Khofifah.

KRI Teluk Ende-517 yang membawa sembako dan peralatan medis tersebut diberangkatkan pada hari Kamis (30/4) dari Pelabuhan Tanjung Perak ke pelabuhan Raas. Yang kemudian dipindahkan ke kapal lebih kecil atau sekoci untuk didistribusikan kepada warga di kawasan kepulauan.

"Ini yang kami serahkan ada sembako, masker, hand sanitizer, desinfektan, dan sejumlah alat medis lain yang kita distribusikan pertama untuk warga di Raas, lalu 4 jam berikutnya kita akan lanjutkan distribusi ke Kangean, dan minggu depan insyaallah akan dilanjutkan ke Sapeken," tutur Khofifah.

Khofifah berharap bantuan ini bisa mengurangi beban warga masyarakat di kepulauan Madura terhadap dampak covid-19 yang penyebarannya tak mengenal desa, kota, hingga kepulauan.

Terkait penyerahan bantuan ke wilayah kepulauan ini, secara khusus Khofifah menyampaikan terima kasihnya pada Kapolda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, dan Pangkoarmada II yang telah bergotong-royong mengerahkan armadanya dalam menyalurkan bantuan sembako dan alat medis ke masyarakat di kawasan kepulauan Sumenep.

"Ini adalah bentuk kegotong-royongan bersama dari seluruh elemen di Jawa Timur, dan semoga pandemi covid-19 ini bisa segera berlalu," pungkas Khofifah. (J-1)

BERITA TERKAIT