02 May 2020, 14:38 WIB

Petugas Pemakaman di Sumsel Dibagikan APD


Dwi Apriani | Nusantara

GUBERNUR Sumatra Selatan Herman Deru membuktikan kepeduliannya kepada semua elemen yang terkait dengan penanganan pandemi virus korona baru (covid-19). Bukan hanya memastikan pangan masyarakat dan kelengkapan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis, namun juga memastikan petugas pemakaman terlindung saat melakukan tugasnya.

Hal itu mengingat saat ini pandemi covid-19 sudah meluas dan menyebabkan beberapa masyarakat di Sumsel yang meninggal dunia dengan status positif covid-19.

Herman Deru menilai jasa petugas pemakaman sangat vital. Karena jika tidak menggunakan alat pelindung diri bisa saja akan terpapar virus
juga. "Hari ini kami memberikan bantuan APD untuk petugas pemakaman yang jasanya juga tidak kalah penting dalam penanganan pandemi covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Gerakan Lawan Covid-29, Dari Bagi-bagi Ember Hingga APD

Bantuan tersebut terdiri dari 8.500 pcs baju hazmat, 170 pcs kacamata google, 425 pasang sepatu boot, 170 pcs face shield, 340 kotak masker bedah, 340 kotak masker KN-95, 340 kotak sarung tangan, 850 botol hand sanitizer, 850 kotak amaropo, 850 kotak hustab, dan 340 liter disinfektan.

Selain itu juga ada 170 buah kantong mayat, 34 pcs pengukur suhu, dan 34 pcs electric spray pump. "Bantuan ini disalurkan ke MUI di 17
kabupaten/kota di Sumsel. Nantinya MUI inilah yang akan mendistribusikan ke para petugas pemakaman," kata dia.

Selain memberikan bantuan APD, Herman Deru pun meminta agar MUI di 17 kabupaten/kota juga ikut menyosialisasikan kepada masyarakat untuk ikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Termasuk anjuran untuk melaksanakan ibadah dirumah.

Baca Juga: Petugas Pemakaman DKI Dapat Bantuan APD

"Sudah banyak di Sumsel ini masyarakat yang beribadah dirumah, terlebih untuk salat tarawih dan salat jumat. Tapi tidak dipungkiri masih ada yang beribadah di masjid. Kita tidak melarang namun kita imbau agar melakukan ibadah di rumah saja demi memutus penyebaran covid-19," jelas Herman Deru.

Ia juga berharap agar di Sumsel tidak ditemukan adanya penolakan pemakaman bagi pasien covid-19 ataupun PDP (pasien dalam pemantauan). Karena itu, Herman Deru meminta agar MUI juga membantu mengingatkan masyarakat di daerahnya masing-masing.

"Mereka yang meninggal karena covid-19 bukanlah aib. Saya minta agar pengurus MUI di 17 kabupaten/kota di Sumsel ini bisa mengingatkan warganya agar tidak ada aksi penolakan seperti itu," jelasnya.

Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah menambahkan alat pelindung diri ini dikhususkan untuk petugas pemakaman yang juga rentan terpapar covid-19. "Tujuan pembagian APD ini agar para petugas pemakaman terlindungi saat melakukan tugasnya. Harapan kami agar tidak ada petugas pemakaman yang terpapar covid-19," tandasnya. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT