02 May 2020, 13:15 WIB

Dinas SDA Matangkan Lahan Makam Makam TPU Tegal Alur


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta turut membantu Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dalam proses pembuatan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur.

TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon merupakan TPU yang digunakan untuk memakamkan jenazah yang meninggal akibat penyakit menular termasuk covid-19.

Kepala Dinas SDA DKI Juaini Yusuf mengatakan pihaknya diminta membantu langsung oleh Dinas Pertamanan. Bantuan itu dikoordinasikan sejak bulan lalu.

Bantuan yang diberikan berupa pematangan lahan dengan ekskavator untuk meratakan areal lahan makam TPU Tegal Alur yang masih berupa lahan tidur agar mudah digali menjadi lubang makam oleh petugas.

"Kita meratakan lokasinya yang masih berantakan. Meratakan medan tanahnya. Dinas Bina Marga kan bikin akses jalan masuknya. Kan belum rata tuh tanahnya," kata Juaini saat dihubungi, Sabtu (2/5).

Baca juga: Chandra Gupta Mencoba Bertahan dengan Home Service

Juaini menyebut melalui perataan medan tanah, TPU Tegal Alur bisa menambah kapasitas lubang makam hingga kurang lebih 1.000 lubang makam.

Menurutnya dari hasil rapat sebulan lalu, berbagai SKPD diminta membantu Dinas Pertamanan untuk mempercepat penggalian lubang makam. Dinas SDA melalui Suku Dinas SDA Jakarta Barat menerjunkan dua unit ekskavatornya ke lokasi untuk pematangan lahan.

"Ada dua unit dari Sudin. Bisa tambah kalau diperlukan lebih," terangnya.

Menurut Juaini, pihaknya diminta membantu menggali makam agar prosesnya lebih cepat selesai.

"Kan selama ini, pertamanan gali lubangnya secara manual. Dia mencangkul. Kan sekarang perlu cepat. Kemarin korban tiap minggu nambah terus dan banyak. Makanya kita diminta bantu. Kita pakai alat ekskavator. Kalau pakai cangkul juga bisa, tapi berapa hari," tukasnya.

 

BERITA TERKAIT