02 May 2020, 06:25 WIB

Anies Jamin Stok Pangan DKI Aman Selama PSBB


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan stok pangan di DKI selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) aman.

Meski pintu keluar masuk Jabodetabek dijaga ketat karena adanya larangan mudik, tidak demikian dengan kendaraan angkutan barang atau logistik.

Pasalnya kendaraan angkutan barang masih tetap dapat beroperasi dengan bebas keluar masuk Jakarta untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Selama PSBB dari mulai awal April tidak ada sedikit pun pembatasan untuk pergerakan logistik. Pembatasannya hanya dari orang ke orang. Jadi, tidak ada pembatasan sama sekali. Termasuk menjelang lebaran. Aman. Insya Allah aman," kata Anies di Balai Kota dalam konferensi pers Jumat (1/5).

Sementara itu, harga barang pokok mulai turun karena pasokan yang mulai mencukupi. Hal tersebut diketahui dari situs resmi info pangan DKI yang beralamat di infopangan.jakarta.go.id.

Baca juga: Jelang Lebaran, Warga Jakarta Dapat Bingkisan dari Anies

Contohnya harga telur yang sempat naik selama April menyentuh Rp28.000/kg kini dijual dengan rata-rata Rp24.000/kg.

Untuk beras premium, Pemerintah Provinsi DKI mampu menjaga harganya tetap stabil di rata-rata Rp12.600/kg atau dengan harga eceran tertinggi Rp15.000/kg.

Namun, kenaikan harga masih terjadi di gula pasir putih. Saat ini harga rata-rata gula pasir putih di pasar-pasar tradisional DKI Jakarta mencapai Rp17.000/kg atau dengan harga eceran tertinggi Rp20.000/kg. Naiknya harga gula sudah terjadi sejak Maret lalu karena stok yang langka. Padahal harga normal gula pasir putih Rp12.000 hingga Rp15.000/kg.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi mengungkapkan harga gula meninggi karena kelangkaan stok. Namun, Arief memastikan harga gula akan stabil pada waktunya seiring dengan stok yang akan normal kembali. "Sebab Food Station akan mendapat pasokan gula pasir putih sebanyak 4 ribu ton," tandasnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT