01 May 2020, 21:21 WIB

May Day di Halmahera Tengah Diwarnai Aksi Bakar dan Jarah Kantin


Hijrah Ibrahim | Nusantara

KARYAWAN sebuah perusahaan di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, membakar sejumlah fasilitas perusahaan di saat peringatan Hari Buruh atau May Day.

Aksi pada Jumat (1/5) berlangsung di dalam kawasan pabrik.

Baca juga: Khofifah Sebut May Day 2020 Diselimuti Keprihatinan

Koordinator Lapangan Ali mengatakan, ribuan karyawan meminta pihak manajemen menolak RUU Cipta Kerja, menolak pemutusan hubungan kerja (PHK), memenuhi hak maternitas buruh perempuan, hingga lockdown perusahaan selama pandemi virus korona dengan membayar 100% upah.

Baca juga: May Day, KSBSI Semprot Disinfektan ke Rumah Buruh

Mereka juga menuntut penghentian karatina karyawan di bandara, pemberlakuan 8 jam kerja per hari, menyetop diskriminasi terhadap pekerja lokal, menghentikan kriminalisasi buruh, hingga memberhentikan kepala HRD.

Aksi kemudian berlangsung rusuh. Kapolres Halmahera Tengah AKB Nico A Setiyawan mengatakan, karyawan membakar dan merusak sejumlah fasilitas dan kendaraan di dalam kawasan pabrik. Selain itu, tujuh petugas keamanan mengalami luka akibat lemparan batu. "Karyawan juga menjarah kantin perusahaan," kata dia.

Aparat kepoolisian, lanjut dia, menahan 11 karyawan yang diduga otak dari bentrokan itu. (X-15)
 

 

BERITA TERKAIT