01 May 2020, 18:39 WIB

PSMS Tolak Usulan Gelar Pertandingan tanpa Penonton


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

SEKRETARIS Umum PSMS Medan Julius Raja menolak usulan melanjutkan kompetisi Liga 1 dan 2 tanpa penonton. Ia mengatakan menggelar pertandingan tanpa penonton sangat berisiko, karena belum ada jaminan kesehatan dan keselamatan, khususnya buat para pemain.

"Ada yang bilang tak apalah kita jalankan tapi tanpa penonton, emangnya yang main itu bukan manusia? Itu paling tidak 200 orang di stadion, itu pemikiran bodoh kalau buat saya tanpa penonton itu," kata Julius, ketika dihubungi, Jumat (1/5).

Baca juga:PT LIB Buka Opsi Hentikan Liga dan Gelar Turnamen Khusus

Julius mengatakan lebih baik PSSI dan PT Liga Indonesia sebagai operator liga memikirkan dengan matang mengenai status liga. Ia mengusulkan PSSI dan PT LIB kembali merujuk kepada keputusan PSSI yang menghentikan kompetisi karena force majeur imbas covid-19.

Salah satu keputusan PSSI adalah menghentikan kompetisi secara total jika pemerintah tak mencabut masa tanggap darurat bencana covid-19 yang ditetapkan pada 29 Mei. Selain itu, juga ada maklumat Kapolri yang melarang adanya kerumunan massa. Hal ini bisa mengganjal berlangsungnya pertandingan, karena harus mendapat izin dari kepolisian.

"Dalam posisi kami, kami tidak bisa mengiyakan, kami tidak bisa menghentikan atau melanjutkan. Jadi, mereka yg lebih tahu," kata Julius,

Lebih lanjut, Julius mengatakan satu hal yang harus diputuskan PSSI dan PT LIB adalah mengenai status kontrak pemain bersama klub ketika kompetisi dihentikan total. Pada keputusan PSSI yang terakhir, kewajiban klub hanya menggaji pemain maksimal 25% hingga Juni.

"Kami kasih masukan, apabila terhenti gimana soal gaji pemain. Gaji 25% itu tetap kami lakukan sampai Juni. Tapi kalau berhenti, klub dibebaskan dari kewajiban sampai Desember," kata Julius.

Selain itu, mengenai kontrak pemain pada musim berikutnya, ia mengusulkan pemain tetap bertahan di klub dan melanjutkan nilai kontrak yang telah ditetapkan pada musim ini.

Baca juga:PT LIB Buka Opsi Hentikan Liga dan Gelar Turnamen Khusus

"Mengenai kontrak pemain tetap lanjut di 2021 kalau dihentikan. Jadi, tidak ada lagi istilah pemain dengan DP, kami hanya melanjutkan kontrak yang sudah ada dan bayar gajinya," kata Julius. (Faj/A-3)

BERITA TERKAIT