01 May 2020, 16:57 WIB

Perusahaan Raksasa Tiongkok Aktif dalam Pengujian Covid-19


Nur Aivanni | Internasional

PERUSAHAAN-perusahaan, sekolah-sekolah dan individu di seluruh Tiongkok berbaris untuk melakukan uji untuk virus korona baru atau covid-19 ketika negara tersebut bangkit kembali ke kehidupan normal setelah sebagian besar berhasil menjinakkan pandemi tersebut.

E-commerce raksasa Alibaba dan JD telah memfasilitasi uji asam nukleat untuk individu di sejumlah tempat yang ditunjuk, termasuk dua hotel Beijing, untuk harga berkisar antara 200 yuan ($28) dan 260 yuan ($36).

Baca juga:Negara-negara Berikut ini Berlomba Kembangkan Vaksin Covid-19

JD mengatakan halaman reservasinya telah memiliki lebih dari tiga juta tampilan sejak layanan diluncurkan pada pertengahan April.

Sementara itu, di Sina yang merupakan perusahaan induk dari platform Weibo yang sering disebut sebagai Twitter dari Tiongkok, karyawan mereka bisa diuji kapan pun mereka mau di ruangan khusus di perusahaan tersebut.

Sebelumnya, sebagian besar pengujian difokuskan bagi mereka yang memiliki gejala, terutama di pusat wabah di Kota Wuhan, kini permintaan tersebut melonjak di seluruh Tiongkok.

Sementara itu, di sekolah swasta yang dikelola oleh Grup Hailiang di Zhuji, di Provinsi Zheijiang timur, sekitar 20 ribu siswa dan guru telah menjalani pengujian untuk covid-19 sejak 13 April.

Sampel diambil dari siswa di taman bermain dan mereka berdiri dengan jarak 1,5 meter satu sama lain. Mereka diizinkan untuk masuk ke kelas jika hasilnya negatif.

Baca juga:Jumlah Penderita Covid-19 di Singapura Lampaui 17.000

"Meskipun epidemi di Tiongkok sekarang telah dikendalikan secara efektif, kami masih memiliki kekhawatiran," kata siswa sekolah menengah atas Tao Xiaxin. "Tetapi kebijakan sekolah telah sepenuhnya meyakinkan kami," tambahnya.

Sementara itu, di Guangzhou, lebih dari 30 ribu pengemudi taksi diuji untuk covid-19 pekan lalu bersama dengan 208 ribu guru dan siswa. (AFP/Nur/A-3)

BERITA TERKAIT