01 May 2020, 11:55 WIB

Akui Kartu Prakerja tidak Transparan, Budiman Klaim Sudah Lapor


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

POLITISI PDIP Budiman Sudjatmiko mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi dalam penyelenggaraan pemerintahan saat ini. Salah satunya adalah soal Program Kartu Prakerja yang menurutnya tidak transparan. Bahkan Budiman mengklaim hal tersebut sudah dia laporkan langsung ke istana.

"Banyak kekurangan ya. Tapi busuk? Gak lah. Misal soal Kartu Prakerja yang tidak transparan sudah kusampaikan ke istana. Soal penangkapan aktivis, kulobby ke polisi. Ada yang sukses, ada yang gak. Saya coba kerja sama fokus dulu ke korban ketidakadilan ekonomi. 1 per 1," cicit Budiman melalui akun Twitter @budimandjatmiko, Jumat (1/5).

Cicitan Budiman itu menjawab pernyataan netizen yang menuding Budiman, yang merupakan mantan aktivis, kini menjadi penakut menyuarakan ketidakadilan.

Baca juga: Efek Domino Terjadi Jika Garuda Tidak Disehatkan

"Kenapa Anda jadi sepenakut ini sih mas, untuk bilang rezim ini busuk. Masih ada waktu buat Anda untuk kembali bersuara lantang di antara barisan rakyat korban ketidakadilan," cicit akun @veen_aree.

Belakangan kartu prakerja banyak disorot publik, mulai dari materi pelatihan yang dianggap menyerupai konten pelatihan Youtube gratis yang dikenal masyarakat selama ini hingga konflik kepentingan yang melibatkan staf khusus Presiden Belva Devara karena melibatkan perusahaanya Ruang Guru dalam program ini. Belakangan, Belva mundur dari Staf Khusus Presiden. (OL-1)

BERITA TERKAIT