01 May 2020, 11:39 WIB

Qatar Lampaui UEA dalam Jumlah Infeksi Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

QATAR, Kamis (30/4), melaporkan 845 kasus virus korona baru sehingga jumlah total infeksi covid-19 yang dikonfirmasi di negara tersebut mencapai 13.409.

Negara kecil di kawasan teluk itu menyalip Uni Emirat Arab sebagai negara dengan jumlah kasus virus korona terkonfirmasi kedua terbesar di Teluk, setelah Arab Saudi.

Qatar adalah salah satu negara terkecil di Timur Tengah, dengan populasi sekitar 2,8 juta jiwa pada Maret 2020.

Baca juga: Demonstran Bersenjata Tolak Lockdown di Michigan

Sekarang, negara itu memiliki jumlah kasus covid-19 tertinggi kedua yang dikonfirmasi di antara negara-negara Arab.

“Sebagian besar kasus baru yang didaftarkan adalah karena pekerja asing di berbagai pekerjaan yang telah melakukan kontak dengan kasus-kasus yang ditemukan sebelumnya, serta mencatat kasus covid-19 baru di antara kelompok-kelompok pekerja dari luar kawasan industri yang diidentifikasi melalui pengujian oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat," kata Kementerian Kesehatan Masyarakat.

Kementerian menambahkan, “Peningkatan kentara jumlah kasus baru yang dikonfirmasi adalah karena beberapa alasan, termasuk penyebaran virus telah memasuki puncaknya sehingga jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat sebelum mulai secara bertahap menurun."

Kementerian juga melaporkan 129 pasien yang sembuh selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah total pasien yang pulih dari covid-19 menjadi 1.372 orang.

“Hingga saat ini, lebih dari 94.000 orang di Qatar telah dites covid-19. Strategi pengujian kami sangat terfokus pada tes kontak/penelusuran, yang memungkinkan kami mengidentifikasi sejumlah besar kasus, termasuk yang asimptotik, sebagai bagian dari strategi untuk membatasi penyebaran penyakit,” kata Menteri Kesehatan Masyarakat Hanan al-Kuwari.

Mayoritas kasus covid-19 di Qatar menunjukkan gejala sangat ringan yaitu 91% 8% memerlukan rawat inap, dan 1% membutuhkan perawatan di unit perawatan intensif (ICU), al-Kuwari menadaskan. (Al Arabiya/OL-1)

BERITA TERKAIT