01 May 2020, 02:10 WIB

12 Santri di Magetan Positif Korona


Amaluddin | Nusantara

KABUPATEN Magetan, Jawa Timur, mengumumkan penambahan kasus baru korona di wilayahnya. Sebanyak 12 santri asal Malaysia terkonfirmasi positif covid-19.

"Sebanyak 12 santri Pesantren Al-Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, sebelumnya positif rapid test. Dilanjutkan dengan swab hasilnya dipastikan positif covid-19," kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Magetan Saif Muchlissun, Kamis, (30/4).

Saif menjelaskan, 12 santri itu merupakan bagian dari 29 santri yang batal pulang ke Malaysia pekan lalu. Mereka tak bisa kembali ke Negeri Jiran dengan 155 santri lainnya lantaran terindikasi covid-19 berdasarkan rapid test.

"Karena hasil rapid test-nya reaktif, 29 santri itu diisolasi dan langsung diswab untuk tes PCR. Kemudian hasil tes swab keluar sore tadi dan 12 santri terkonfirmasi positif korona," tandasnya.

Total kasus positif korona di Magetan saat ini sebanyak 45 orang. Sebanyak 21 orang merupakan santri asal Malaysia, sedangkan sisanya yakni warga Magetan.

"Sembilan orang di antaranya sudah sembuh, satu pasien meninggal, dan empat orang masih dirawat. Sisanya dari lintas negara dan warga berbagai daerah di Indonesia," imbuhnya.

Klaster Temboro, Magetan, imbuh Saif, didalami setelah terdapat 43 santri Pesantren Al-Fatah terkonfirmasi positif setelah mereka pulang ke Malaysia. Di luar itu, terdapat satu warga sekitar pesantren yang juga positif.

"Saat ini kami masih mengisolasi kampung sekitar pesantren dan rapid test dilakukan secara maraton," pungkasnya. (OL-8).
 

BERITA TERKAIT