30 April 2020, 21:59 WIB

DPR Dorong Keterwakilan Perempuan di Eselon 1 Kemendikbud


Syarief Oebaidillah | Humaniora

DEWAN Perwakilan Rakyat ( DPR )mendorong adanya keterwakilan kaum perempuan pada posisi atau jabatan di jajaran Eselon 1 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, selama ini amat jarang ada sosok perempuan memimpin Direktorat Jenderal (Dirjen) di kementerian ini.

"Akan bagus jika ada keterwakilan gender di jajaran eselon 1 Kemendikbud dan saya melihat ada calon Dirjen kalangan perempuan yang kompeten dari hasil seleksi yang telah dilakukan, " ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian di Jakarta belum lama ini.

Seperti diketahui berdasarkan surat pengumuman No.39192/A.A3/KP/2020 tertanggal 6 April 2020 tentang Hasil Akhir Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi ( JPT) Madya Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi dan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ( GTK) Kemendikbud, Ketua Panitia Seleksi Ainun Naim menetapkan tiga orang peserta terbaik yang lolos sebagai calon Dirjen GTK Kemendikbud yakni Gogot Suharwoto, Iwan Syahril dan Nunuk Suryani.

Juga tiga peserta terbaik yang lolos sebagai calon Dirjen Vokasi yakni Paristiyanti Nurwardani, Wartanto dan Wikan Sakarinto.

Hetifah Mengungkapkan, melihat calon yang ada, mereka memiliki rekam jejak yang baik dan sesuai untuk jabatan ini.

Baca juga : Pasien Tidak Jujur Covid-19 Bikin Susah RSUP Dr Sardjito

"Umumnya memiliki pengalaman baik di Kemendikbud maupun Kemenristekdikti, dan juga beragam pengalaman internasional. Saya harap Dirjen terpilih nanti dapat menerjemahkan arahan Mendikbud dengan berbagai programnya,"ujarnya seraya menambahkan salah satu kandidat yaitu Paristiyanti Nurwardani sangat kompeten dan berpengalaman berkarir di Kemendikbud juga Kemenristek Dikti.

Menurutnya, dengan telah ditetapkannya calon Dirjen tersebut Tim Penilai Akhir ( TPA) dapat segera menentukan calon terpilih. Jika sudah terpilih Kemendikbud bisa langsung berlari kencang menerapkan programnya

"Dirjen GTK dan Vokasi merupakan dua direktorat jenderal sangat strategis dalam mengeksekusi program-program prioritas pembangunan SDM unggul, " tukasnya.

Saat dikonfirmasi Paristiyanti Nurwardani mengutarakan memohon doa jika diberi kesempatan dapat memajukan dunia pendidikan vokasi Indonesia serta memajukan ekonomi Indonesia melalui pendidikan vok

"Saya akan berupaya . mentransformasi pendidikan vokasi, mengimplementasikan kampus merdeka dan merdeka belajar," ujar Paristiyanti yang juga Sekretaris Ditjen Dikti Kemendikbud

Selain itu, menyiapkan kerjasama harmonis dengan dunia Industri dalam negeri dan luar negeri sehingga menghasilkan lulusan relevan dengan Industri 4.0 dan era digital. (OL-7)

BERITA TERKAIT