30 April 2020, 20:50 WIB

Pandemi, Permintaan BBM di Sumut Menurun


Antara | Nusantara

PENJUALAN  bahan bakar minyak (BBM) di wilayah PT Pertamina (Persero) Region I terus turun dampak pandemi Covid-19.

"Pada April 2020 misalnya, tercatat penurunan penyaluran BBM untuk jenis bensin atau gasoline (premium, pertalite, dan pertamax series) sebesar 28 persen dibandingkan konsumsi normal," ujar Unit Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Region I, M Roby Hervindo di Medan, Kamis (30/4).

Untuk BBM jenis bensin di Sumut, penyaluran hanya mencapai 3,5 juta liter per hari dari kondisi normal di atas 5 juta liter per hari.

Sementara konsumsi BBM jenis diesel atau gasoil (bio solar, dex series). turun 21 persen menjadi sebesar 2,5 juta liter per hari dari hari normal sebesar 3 juta liter. "Peningkatan konsumsi hanya terjadi pada sektor elpiji, khususnya elpiji subsidi 3 kg," katanya.

Selama April, penyaluran elpiji dari 417 ribu tabung per hari menjadi 422 ribu tabung per hari. Adapun konsumsi elpiji non subsidi, katanya, turun 15 persen. "Meski konsumsi BBM turun, namun Pertamina tetap beroperasi secara penuh, bahkan meningkatkan layanan bagi konsumen," ujarnya.

Melalui program Gerakan Masjid Bersih (GMB) yang bekerja sama dengan PT Unilever Indonesia, misalnya, kata Roby, meningkatkan layanan kebersihan di 243 masjid dan musholla yang berada di area SPBU di Provinsi Sumut.

Selain peningkatan layanan kebersihan di SPBU, Pertamina juga melakukan peningkatan protokol pencegahan Covid-19.

Seperti membagikan 2.478 unit alat pelindung wajah (face shield) kepada seluruh petugas SPBU di Sumut. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT