30 April 2020, 19:17 WIB

Jaksa di Depok Tuntut Mati lagi Seorang Jaringan Narkoba


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

SEORANG gembong narkotika jaringan Malaysia-Indonesia dituntut hukuman mati. Sedangkan seorang lainnya dituntut 18 tahun denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Tuntutan itu dibacakan oleh jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (30/4).

Terdakwa yang dituntut penjara 18 tahun ialah Muslim Safari alias Balang, warga Petamburan Jakarta Barat.

Sedangkan yang dituntut hukuman mati ialah Muhammad Mahmuji, warga  Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Baca juga: Tes Urine, Wakapolsek Pancur Batu Positif Narkoba

Sidang tuntutan berlangsung secara virtual yang dipancarkan dari Pengadilan Negeri Kota Depok pukul 17.00 WIB. Satu persatu terdakwa dihadirkan di kursi pesakitan untuk mendengar tuntutan dari jaksa.

Menurut jaksa, perbuatan kedua terdakwa telah melanggar Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terlibat dalam kasus narkotika jenis sabu seberat 38 kilogram.

Baca juga: Berkas Lengkap, Lucinta Luna Diserahkan ke Kejaksaan

Untuk itu, jaksa menuntut mati terdakwa. "Kami tuntut seorang terdakwa hukuman mati, satu orang dituntut 18 tahun," ujar jaksa Iwan Sofyan dan Putri Dwi Astrini saat pembacaan tuntutan.

Jaksa mengatakan tuntutan itu karena terdakwa sangat tidak mendukung upaya pemerintah memberantas narkoba.

"Tak hanya itu perbuatan mereka sangat merugikan masyarakat, bangsa dan negara. Termasuk, menimbulkan korban terutama terhadap generasi bangsa," terang dua JPU.

Sidang virtual pembacaan tuntutan dipimpin Ketua Majelis Hakim Muhammad Iqbal Hutabarat dengan didampingi dua hakim anggota, Forci Nilpa Dharma dan Nugraha Medica Prakasa.

Pada Kamis (23/4), jaksa juga menuntut mati dua anggota Polri yang merupakan anggota jaringan Balang, Hartono dan Faisal.

BERITA TERKAIT